Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Banjir Meluas di Aceh Barat dan Merendam 12 Desa pada Tiga Kecamatan

1 Minggu, 01 Nov 2026, 12:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Meluas di Aceh Barat dan Merendam 12 Desa pada Tiga Kecamatan Banjir Meluas di Aceh Barat dan Merendam 12 Desa pada Tiga Kecamatan Doc: ANTARA
Ket. Banjir menggenangi permukiman warga di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (31/10/2026) malam.

MEULABOH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mengerahkan tim gabungan setelah 12 desa tersebar di tiga kecamatan di wilayah ini terendam banjir dengan ketinggian air mencapai puluhan sentimeter.

“Bencana alam ini diakibatkan tingginya intensitas hujan yang sangat tinggi dan meluapnya sejumlah sungai besar di pedalaman Aceh Barat," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat Dharmawan kepada wartawan di Meulaboh, Minggu (01/11).

Adapun desa yang saat ini terdampak bencana alam antara lain di Kecamatan Pante Ceureumen meliputi Desa/Gampong Keutambang, Gampong Lawet, Gampong Jambak, Gampong Puloe Teungoh, Gampong Lango, Gampong Canggai, dan Gampong Sikundo.

Khusus di Gampong Sikundo, kata Dharmawan, banjir menyebabkan badan jalan dan pagar sekolah tergerus air. Kondisi arus sungai hingga Minggu siang, lanjutnya, masih terpantau tinggi.

Di Kecamatan Sungai Mas, lanjutnya, empat desa juga terdampak dan dilanda banjir yaitu Desa/Gampong Tungkop, Gampong Kajeung, Gampong Lancong, serta Gampong Geudong.

Sementara di Kecamatan Woyla Barat, banjir melanda Desa/Gampong Napai dengan kondisi debit air menunjukkan peningkatan signifikan dan rumah warga sudah mulai tergenang banjir.

Dharmawan menjelaskan banjir bermula dari luapan Sungai/Krueng Meureubo di Kecamatan Pante Ceureumen serta Krueng Woyla di Kecamatan Sungai Mas yang terjadi sejak Sabtu (31/10) lalu.

BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai agar tetap waspada, mengingat debit air sungai saat ini masih terpantau sangat tinggi dan sebagian rumah warga mulai terendam air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
600 Ton Beras SPHP Dioplos,...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.