Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Banjir Bandang Terjang Cipaganti Bandung, 35 Rumah Terendam: PU Turun Tangan

1 Minggu, 01 Nov 2026, 12:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Banjir Bandang Terjang Cipaganti Bandung, 35 Rumah Terendam: PU Turun Tangan Banjir Bandang Terjang Cipaganti Bandung, 35 Rumah Terendam: PU Turun Tangan Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menangani dampak banjir bandang di kawasan Sungai Cikalintu, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jumat (30/10/2026) malam

BANDUNG - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menangani dampak banjir bandang di kawasan Sungai Cikalintu, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jumat (30/10/2026) malam.

Banjir yang terjadi sekitar pukul 20.15 WIB itu merendam 35 rumah dan berdampak pada 145 kepala keluarga (KK).

Banjir dipicu hujan intensitas tinggi di hulu Sungai Cikalintu yang masuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Debit sungai meningkat drastis dan membawa material sampah dari hulu ke hilir. Bekisting pekerjaan pembangunan dinding penahan tanah sungai yang sedang dikerjakan pemda ikut rusak.

Limpasan air setinggi 50-100 cm menggenang sekitar satu jam sebelum akhirnya surut. Saat ini penanganan difokuskan pada pembersihan material sisa banjir dan pendataan infrastruktur terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan penanganan harus cepat dan terukur. "Penanganan banjir harus dilakukan secara cepat dan terukur, terutama untuk melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak terhadap permukiman. Selain penanganan darurat, kami juga menyiapkan langkah penanganan permanen agar risiko kejadian serupa dapat dikurangi," ujar Menteri Dody.

Melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Kementerian PU telah berkoordinasi dengan BPBD dan pemda setempat. Petugas melakukan pembersihan di rumah warga dan asesmen infrastruktur.

Untuk jangka pendek, pembersihan material dikebut agar aktivitas warga pulih. Jangka menengah, disiapkan pemasangan geobag sepanjang enam meter dengan tinggi satu meter sebagai perlindungan sementara di lokasi terdampak.

Kementerian PU berkomitmen memperkuat koordinasi dan penanganan infrastruktur sungai untuk mengurangi risiko banjir berulang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
600 Ton Beras SPHP Dioplos,...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.