Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

PT Pertamina Patra Niaga-DPRD Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM

1 Minggu, 01 Nov 2026, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
PT Pertamina Patra Niaga-DPRD Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM PT Pertamina Patra Niaga-DPRD Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Petugas SPBU Pertamina mengisi bahan bakar ke kendaraam pelanggan.

PANGKALPINANG – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) bersama DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat sinergi dan koordinasi dalam pengawasan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat.

"Kami terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan terkait dalam mengoptimalkan penyaluran serta pengawasan BBM," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi di Pangkalpinang, Babel, Minggu(01/11).

Ia mengatakan Pertamina Patra Niaga Sumbagsel bersama DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada rapat dengar pendapat (RDP) telah menerima masukan-masukan dari DPRD untuk memperkuat pengawasan pendistribusian BBM di Pulau Bangka.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal menjadi perhatian bersama, antara lain evaluasi kuota dan ketersediaan stok BBM, kelancaran distribusi, peningkatan pelayanan di SPBU, penanganan antrean kendaraan, serta penguatan pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Selain itu, dalam RDP tersebut juga dibahas usulan penguatan pengawasan melalui integrasi sistem CCTV SPBU dengan kepolisian.

Usulan ini menjadi salah satu langkah yang dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait, dengan memperhatikan aspek teknis, kewenangan, serta ketentuan yang berlaku.

"Pertamina Patra Niaga menyambut baik perhatian dan masukan DPRD serta seluruh pemangku kepentingan. Kami akan terus memperkuat koordinasi dan pengawasan agar penyaluran BBM dapat berjalan sesuai ketentuan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Ia menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap realisasi penyaluran BBM guna mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun, dengan tetap mengacu pada alokasi dan ketentuan yang berlaku.

"Pertamina Patra Niaga terus berupaya menjaga ketersediaan stok BBM, baik di fuel terminal maupun SPBU, serta mengoptimalkan pola distribusi dengan memprioritaskan SPBU yang memiliki tingkat konsumsi tinggi dan membutuhkan penguatan pasokan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan penyaluran BBM kepada masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan selain penguatan pasokan, Pertamina Patra Niaga juga mendorong peningkatan pelayanan di SPBU melalui penyesuaian jumlah operator, optimalisasi fasilitas pengisian yang tersedia, serta pengaturan jam operasional sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing SPBU. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pelayanan dan mengurangi kepadatan antrean kendaraan.

Sementara itu dari sisi pengawasan, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pemantauan transaksi penyaluran BBM bersubsidi melalui program Subsidi Tepat. Pengawasan juga dilakukan melalui evaluasi terhadap transaksi yang terindikasi tidak sesuai ketentuan, termasuk penerapan pemblokiran QR code dan nomor polisi kendaraan apabila ditemukan pelanggaran berdasarkan hasil verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya serta menjaga ketertiban saat melakukan pengisian di SPBU. Masyarakat yang menemukan kendala pelayanan maupun indikasi penyalahgunaan BBM dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135, sedangkan dugaan tindak pidana dapat dilaporkan kepada Kepolisian melalui layanan 110," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
600 Ton Beras SPHP Dioplos,...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.