Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

YBW UII Siapkan Kompleks Pendidikan Terpadu dari KB hingga SMA di Sleman

30 Jumat, 30 Okt 2026, 10:45 WIB | Oleh:
YBW UII Siapkan Kompleks Pendidikan Terpadu dari KB hingga SMA di Sleman YBW UII Siapkan Kompleks Pendidikan Terpadu dari KB hingga SMA di Sleman Doc: Dok. Pemkab Sleman

SLEMAN — Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia menyiapkan pengembangan kawasan pendidikan terpadu yang mencakup jenjang kelompok bermain (KB), taman kanak-kanak, SD, SMP hingga SMA di Kabupaten Sleman. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pendidikan berjenjang dengan penguatan karakter sejak usia dini.

Ketua Umum Pengurus YBW UII Prof. Dr. Suparman Marzuki mengatakan fasilitas pendidikan tersebut direncanakan terintegrasi dalam satu kompleks di kawasan eks Fakultas Hukum UII. Untuk jenjang SD dan SMP, yayasan telah menyiapkan sekolah beserta kepala sekolah dan menargetkan penerimaan peserta didik baru mulai tahun depan.

“KB UII ini adalah starting point untuk mendidik insan kamil. SD dan SMP kita sudah dirikan, kepala sekolahnya sudah ada dan tahun depan mulai menerima murid baru satu kompleks dengan SMA UII,” ungkap Suparman di Sleman, Rabu (28/10).

Menurut Suparman, pengembangan lembaga pendidikan tersebut berawal dari KB YBW UII yang sebelumnya beroperasi di kawasan Nglarangan, Sardonoharjo, Ngaglik. Dari semula hanya memiliki satu guru dengan puluhan murid, lembaga itu kini berkembang menjadi enam guru dengan sekitar 40 murid.

Pengembangan fasilitas pendidikan anak usia dini juga dilakukan dengan pembangunan gedung baru KB YBW UII di Besi, Sukoharjo, Ngaglik. Gedung tersebut dilengkapi sejumlah sarana untuk mendukung kegiatan belajar dan tumbuh kembang anak.

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan pendidikan menjadi salah satu sektor prioritas pemerintah kabupaten, terutama untuk memastikan anak usia sekolah memperoleh akses pendidikan yang layak. Pendidikan sejak usia dini dinilai memiliki peran penting sebagai fondasi perkembangan anak.

“Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi langkah awal pembentukan generasi cerdas, ceria, berakhlak mulia, dan yang akan dibanggakan masyarakat Kabupaten Sleman,” ujar Harda.

Pengelola KB YBW UII Nina Sukmawati Utari mengatakan pembelajaran di lembaganya menitikberatkan pada pembentukan karakter serta penanaman akidah dan nilai-nilai Islam sejak usia dini.

Fasilitas di gedung baru tersebut antara lain area bermain di dalam dan luar ruangan, ruang kelas, unit kesehatan sekolah (UKS), musala, serta ruang istirahat untuk layanan daycare.

Keberadaan sarana tersebut diharapkan dapat mendukung proses pendidikan sekaligus menyediakan lingkungan yang nyaman bagi tumbuh kembang anak sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Panen! Ikan Layur Jadi Anda...

Ujian pendidikan kesetaraan paket C

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Ujian pendidikan kesetaraan...
Nasional
Rakornas penanganan karhutl...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.