Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Cerah Sumbawa Melatih 775 Peserta untuk Pemulihan Lingkungan

30 Kamis, 29 Okt 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program Cerah Sumbawa Melatih 775 Peserta untuk Pemulihan Lingkungan Program Cerah Sumbawa Melatih 775 Peserta untuk Pemulihan Lingkungan Doc: Antara
Ket. Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot memimpin pertemuan dengan tim Program Cerah serta sejumlah perangkat daerah di Kantor Bupati Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Kamis (29/10/2026).

Sumbawa - Program Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan (Cerah) Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat telah melatih 775 peserta dalam agroforestri dan pertanian cerdas iklim serta memfasilitasi rencana aksi pengelolaan daerah aliran sungai di 22 desa.

Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot mendorong capaian tersebut ditindaklanjuti melalui aksi nyata dan kolaborasi dengan Program Sumbawa Hijau Lestari untuk mempercepat pemulihan lingkungan dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

"Upaya pelestarian lingkungan tidak boleh berhenti pada sosialisasi, pelatihan, dan penyusunan rencana aksi, tetapi harus diwujudkan dalam kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," katanya saat bertemu dengan tim Program Cerah dan jajaran perangkat daerah di Sumbawa, Kamis

Menurut dia, kegiatan Cerah perlu diselaraskan dengan program dan kebijakan pemerintah daerah agar upaya pemulihan lahan, perlindungan daerah aliran sungai (DAS), konservasi sumber air, dan penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Program Cerah yang dilaksanakan Plan International Indonesia dan didukung Australian Aid melalui skema ANCP-DFAT tersebut berlangsung hingga Juni 2028. Program ini menyasar 22 desa di tujuh kecamatan yang mencakup DAS Sumbawa, DAS Moyo, dan DAS Rhee.

Koordinator Proyek CERAH NTB Abdul Rohman menjelaskan pelatihan agroforestri telah diikuti 536 peserta dari 48 kelompok tani di 16 desa, sedangkan pelatihan Pertanian Cerdas Iklim diikuti 239 peserta dari 47 kelompok tani di enam desa. Total peserta kedua pelatihan tersebut 775 orang.

Selain pelatihan, Program Cerah telah memfasilitasi penyusunan rencana aksi pengelolaan DAS dan adaptasi perubahan iklim di 22 desa sasaran.

Tahap berikutnya mencakup pengembangan percontohan agroforestri di wilayah hulu dan tengah serta penerapan Pertanian Cerdas Iklim di wilayah hilir untuk mendukung pengelolaan lahan dan meningkatkan kemampuan petani beradaptasi terhadap perubahan iklim.

Program tersebut juga diarahkan pada penguatan koordinasi pengelolaan sumber daya air serta advokasi kebijakan dan anggaran yang mendukung pelestarian lingkungan.

Perempuan, generasi muda, dan penyandang disabilitas turut dilibatkan dalam kampanye serta advokasi pengelolaan air dan lahan guna memperluas partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menjalankan Program Sumbawa Hijau Lestari, termasuk rencana penanaman dua juta bibit pohon pada musim penghujan mendatang.

Kolaborasi kedua program diharapkan dapat memperkuat pemulihan kawasan hulu, menjaga keberlanjutan sumber air, serta meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim.

Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, sejumlah kepala perangkat daerah, para camat, serta tim Program Cerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...

Mentan Minta Bulog Serap Jagung Petani

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Mentan Minta Bulog Serap Ja...

Perlinsos Menuntut Rakyat Mengenali Situs agar Tak Tertipu

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perlinsos Menuntut Rakyat M...

WFP Laporkan Angka Kelaparan di Haiti Meningkat

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
WFP Laporkan Angka Kelapara...

Bank BJB Catat Pertumbuhan Laba Bersih 37,3 Persen

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Bank BJB Catat Pertumbuhan ...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.