Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mobilitas Udara Makin Padat, Soetta Layani 39 Juta Penumpang

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mobilitas Udara Makin Padat, Soetta Layani 39 Juta Penumpang Doc: ANTARA/ Azmi Samsul M
Ket. Ilustrasi-Sejumlah calon penumpang beraktivitas di area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

TANGERANG – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, telah melayani sebanyak 39.287.952 orang penumpang sepanjang periode Januari hingga September 2026.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi di Tangerang, Rabu (21/10), mengatakan bahwa capaian angka tersebut turut ditopang pertumbuhan lalu lintas udara mencapai 268.200 pergerakan pesawat yang terlayani.

"Sejalan dengan pertumbuhan penumpang, pergerakan pesawat pada kuartal III/2026 juga meningkat 6,42 persen menjadi 90.476 pergerakan, dari sebelumnya 85.014 pergerakan di kuartal II/2026," katanya.

Ia mengatakan, berdasarkan pengelolaan data kinerja operasional kuartal III/2026 tercatat adanya lonjakan signifikan terhadap jumlah penumpang pada periode itu yang mencapai 13.391.354 orang atau tumbuh 7,96 persen dibandingkan kuartal II/2026 yang tercatat 12.404.177 orang.

​

Heru merinci, dari total 39,28 juta penumpang sepanjang Januari–September, sebanyak 26,40 juta orang merupakan penumpang rute domestik dan 12,88 juta orang merupakan penumpang rute internasional.

​

"Saat ini, Bandara Soekarno-Hatta melayani aktivitas penerbangan dari 75 maskapai yang menghubungkan para pengguna jasa ke 81 destinasi domestik serta 149 destinasi internasional," katanya.

​

Menurut dia, tingginya aktivitas penerbangan di Bandara Soetta menjadi dorongan bagi manajemen untuk terus memperkuat kualitas pelayanan secara berkelanjutan melalui strategi transformasi terpadu.

​

"Bagi kami, pengalaman penumpang tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga oleh kesiapan petugas dan kemudahan proses perjalanan. Seluruh aspek tersebut terus kami kembangkan secara terpadu agar setiap penumpang dapat melintas dengan lebih nyaman, mudah, dan efisien," paparnya.

​

Dia juga menjelaskan, fokus transformasi Bandara Soekarno-Hatta bertumpu pada tiga aspek utama, yakni Premises (infrastruktur), People (Sumber Daya Manusia), dan Process (proses layanan), dengan dukungan teknologi sebagai akselerator (enabler).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Rona
Telkom Bawa Program Numeras...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.