Subsidi Transportasi Jakarta 2027 Tembus Rp6,5 Triliun, Ini Rinciannya
📅 Senin, 19 Okt 2026, 20:30 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohKebutuhan kewajiban pelayanan publik atau Public Service Obligation (PSO) yang meningkat sekitar Rp1,2 triliun dalam Perubahan APBD 2026 juga diminta untuk dijelaskan. Evaluasi tersebut perlu mempertimbangkan riwayat sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) Transjakarta serta rendahnya realisasi distribusi kartu layanan transportasi gratis bagi 15 golongan masyarakat.
Di sektor transportasi laut, keterbatasan armada turut menjadi perhatian. Dari 19 kapal milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta, hanya lima kapal yang disebut dapat beroperasi, antara lain karena keterbatasan awak bersertifikat.
“Optimalisasi armada dan hak warga ini harus didahulukan, sebelum Pemprov berencana memperluas layanan baru,” tegas Alia.
Selain persoalan operasional, proyeksi pendapatan dari penjualan tiket bersubsidi Transjakarta juga diminta untuk diperjelas. Pendapatan tersebut dipatok meningkat lebih dari 50 persen hingga mencapai Rp1,9 triliun, sehingga asumsi perhitungannya perlu dijelaskan agar sejalan dengan perencanaan anggaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepastian tarif terintegrasi mulai 1 Januari 2027 juga perlu diikuti skema pembiayaan yang jelas, terutama untuk layanan Transjabodetabek. Pemerintah daerah penyangga dinilai perlu dilibatkan dalam pembagian beban pembiayaan agar layanan lintas wilayah dapat berjalan tanpa membebani APBD Jakarta secara berlebihan.
“DKI Jakarta tidak bisa menanggung beban sendirian, khususnya untuk layanan rute Transjabodetabek. Pemprov DKI harus segera membangun inisiatif berbagi beban pembiayaan bersama pemerintah daerah penyangga agar APBD Jakarta tetap sehat dan akuntabel,” pungkas Alia.
Dengan alokasi Rp6,5 triliun dalam RAPBD 2027, evaluasi kinerja, ketepatan sasaran subsidi, dan peningkatan kualitas layanan menjadi aspek penting dalam pembahasan anggaran transportasi Jakarta. Pemerintah diharapkan dapat memastikan dana publik tersebut mendukung layanan yang lebih andal, mudah diakses, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!