Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fasta Rescue Perkuat Kapasitas Relawan untuk Mitigasi Bencana

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 15:41 WIB | Oleh:
Fasta Rescue Perkuat Kapasitas Relawan untuk Mitigasi Bencana Doc: ANTARA/HO-Fasta Jakarta.
Ket. Forum Alumni Siswa Pecinta Alam (Fasta) Jakarta membentuk Fasta Rescue di Universitas Negeri Jakarta, Minggu (18/10).

JAKARTA -- Forum Alumni Siswa Pecinta Alam (Fasta) Jakarta membentuk Fasta Rescue di Universitas Negeri Jakarta, Minggu, untuk memperkuat kapasitas relawan dalam mitigasi dan penanganan bencana.

Sekretaris Umum Fasta, Prasenja mengatakan pembentukan Fasta Rescue salah satunya dilatarbelakangi peristiwa hilangnya lima jurnalis saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Salah satu jurnalis merupakan alumnus Trisaptapala SMAN 37 Jakarta yang menjadi bagian dari keluarga besar Fasta.

"Peristiwa itu menjadi refleksi bagi kami bahwa pengalaman di alam terbuka harus diperkuat dengan kapasitas kebencanaan yang lebih baik," kata Prasenja.

Menurutnya, ancaman bencana juga terdapat di Jakarta dan sekitarnya, termasuk gempa bumi dan banjir. Oleh karena itu, jejaring siswa pecinta alam (Sispala) dan alumninya berpotensi menjadi sumber daya untuk membantu masyarakat dalam situasi darurat.

Ketua Fasta Rescue , Rio Susanto mengatakan pembentukan tim tersebut akan disertai pendidikan dan pelatihan untuk membekali anggota dengan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman prosedur penanganan bencana.

Ia berharap Fasta Rescue dapat berkembang menjadi tim terlatih yang mampu berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Dalam acara tersebut, peserta juga diberi pembekalan dasar dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas Jakarta I, serta praktisi dan relawan kebencanaan.

Sementara itu, salah satu peserta dari Sispala Jakarta Najwa Defianti mengatakan pelatihan tersebut memberinya pengetahuan baru mengenai penanganan bencana dan pentingnya meningkatkan kompetensi relawan.

Melalui Fasta Rescue, Fasta berharap pengalaman anggota Sispala dalam navigasi, pendakian, pertolongan pertama, dan kerja tim dapat dikembangkan untuk mendukung mitigasi serta kesiapsiagaan bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Kebut Pekerja...
Megapolitan
BPBD: 253 Unit Rumah Rusak ...
Advertisement
Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.