Kisah Inspiratif Nelayan Wisata Dugong: Kerja Keras Membesarkan Anak hingga Jadi Prajurit TNI AD
📅 Sabtu, 17 Okt 2026, 14:48 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoPada pukul 10.30 WITA, ketika matahari terasa menyengat dan suhu udara mencapai sekitar 34 derajat Celsius, sekitar lima perahu terlihat membawa wisatawan menuju perairan Pantai Mali. Aktivitas itu menunjukkan bagaimana keberadaan Mawar turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Tarif jasa perahu untuk wisata pengamatan dugong ditetapkan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Alor. Setiap wisatawan lokal dikenakan tarif Rp100.000, wisatawan dari luar Alor Rp150.000, sedangkan wisatawan mancanegara membayar Rp200.000.
Ketentuan tersebut menjadi acuan bagi para pengantar wisatawan yang mengoperasikan perahu di kawasan itu. Mereka melayani pengunjung secara bergantian sesuai dengan kedatangan wisatawan.
"Sebelum ada ketentuan tarif, kami kasih patokan harga suka-suka kami," ceritanya.
Bagi Musa dan rekan-rekannya, kunjungan wisatawan bukan sekadar kesempatan memperkenalkan kekayaan laut Alor. Aktivitas tersebut juga menjadi sumber penghasilan yang memungkinkan mereka memenuhi kebutuhan keluarga tanpa harus meninggalkan kampung halaman.
Di sela-sela pekerjaannya, Musa terkadang ditemani anak bungsunya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Kehadiran sang anak menjadi pemandangan tersendiri ketika ia menjalani rutinitas di pantai. Dari dekat, anak itu dapat menyaksikan bagaimana ayahnya bekerja keras di bawah terik matahari demi menghidupi keluarga.
Musa mengaku berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Alor yang telah membuka dan mengembangkan destinasi wisata pengamatan dugong di Pantai Mali. Menurut dia, keberadaan destinasi tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan dari potensi wisata daerah.
Harapannya sederhana, wisatawan terus berdatangan agar usaha perahu yang dijalankannya bersama rekan-rekan dapat bertahan dan terus memberikan manfaat bagi keluarga mereka.
Bagi Musa, setiap perjalanan menuju perairan tempat Mawar berada bukan hanya tentang mengantar wisatawan menikmati keindahan alam. Di baliknya, ada perjuangan seorang ayah untuk memastikan anak-anaknya memiliki masa depan yang lebih baik.
Di bawah terik matahari Pantai Mali, Musa terus bekerja. Laut yang terbentang di hadapannya bukan sekadar hamparan air, melainkan ruang tempat ia merawat harapan, membesarkan keluarga, dan membuktikan bahwa kerja keras dapat mengubah kehidupan.
Potensi wisata Alor
Pulau Alor merupakan salah satu daerah di NTT yang memiliki kekayaan alam dan budaya. Wisata bahari menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pulau ini memiliki sejumlah lokasi penyelaman yang menarik perhatian para pecinta wisata bawah laut, antara lain Half Moon Bay dan Crocodile Rock. Selain keindahan bawah laut, Alor juga memiliki wisata budaya yang masih dijaga hingga kini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!