Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Dua WNI Terluka Akibat Serangan, Begini Kondisinya Sekarang

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 17:48 WIB | Oleh:
Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Dua WNI Terluka Akibat Serangan, Begini Kondisinya Sekarang Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Arsip - Asap tebal naik di dekat Bandara Internasional King Khalid di timur laut Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (19/9/2026).

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengonfirmasi dua warga negara Indonesia (WNI) mengalami luka ringan dalam serangan kelompok Houthi terhadap Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh, Arab Saudi, Minggu (11/10) lalu. 

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah menyampaikan bahwa Kemlu Arab Saudi, pada Selasa (13/10), melaporkan adanya dua WNI yang mengalami luka ringan akibat serangan tersebut.

“Keduanya telah diperbolehkan pulang pada hari yang sama, 11 Oktober 2026,” kata Heni merespons wartawan melalui pernyataan tertulis di Jakarta, Rabu (14/10).

Ia menyebut kedua korban tersebut teridentifikasi sebagai RM (45) dan ET (32) yang merupakan WNI dengan izin tinggal tetap di Arab Saudi.

“Mereka bukan jamaah umrah,” tambahnya.

Meski tidak dirinci luka seperti apa yang dialami, diketahui keduanya dirawat di RS Sulaiman Habib di Riyadh, demikian Heni.

Sebelumnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, Arab Saudi, menyampaikan telah berkoordinasi langsung dengan otoritas setempat maupun korps diplomatik di Riyadh untuk memastikan kondisi keamanan setempat dan keselamatan WNI setelah serangan tersebut.

Dalam pernyataan tertulisnya pada Selasa (12/10), KBRI Riyadh berkoordinasi dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang anggotanya bekerja di berbagai rumah sakit di Riyadh serta komunitas WNI yang bekerja di Bandara Internasional Raja Khalid.

KBRI Riyadh juga telah memberikan bantuan kepada tiga pekerja migran Indonesia yang terdampak gangguan penerbangan di bandara Riyadh pada 11 Oktober.

Dalam beberapa hari terakhir, Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh, Arab Saudi, berulang kali menjadi sasaran serangan kelompok Ansar Allah atau Houthi dari Yaman.

Sputnik melaporkan Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi menyatakan bahwa serangan pada 10 Oktober menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya. Sementara itu, serangan pada 11 Oktober menewaskan satu orang dan melukai 11 lainnya.

Serangan tersebut mengenai dua terminal penumpang dan memicu kebakaran.

Sementara itu, menurut catatan Kemlu Arab Saudi, ada sebanyak 581.000 WNI yang berada di negara tersebut, terdiri atas 351.070 pemegang izin tinggal (iqamah) dan 229.350 pengunjung atau peziarah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Nasional
IPW Dorong Kapolri Perkuat ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.