Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ancam Houthi, Mesir dan Turkiye Bersatu Perkuat Pakta Pertahanan Makkah

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 17:15 WIB | Oleh:
Ancam Houthi, Mesir dan Turkiye Bersatu Perkuat Pakta Pertahanan Makkah Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Asap tebal naik di dekat Bandara Internasional King Khalid di timur laut Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (19/9/2026).

ANKARA - Pemerintah Turkiye membuka kemungkinan perluasan keanggotaan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah dalam waktu dekat di tengah memanasnya konflik antara Arab Saudi dan kelompok Houthi, Rabu (14/10). 

"Tidak dapat dikesampingkan," kata sumber tersebut ketika ditanya mengenai kemungkinan perluasan perjanjian.

Kementerian Luar Negeri Turkiye telah membahas opsi tersebut dengan Kementerian Luar Negeri Mesir pada September. Namun, saat itu belum disebutkan jadwal konkret terkait perluasan perjanjian.

Perjanjian Pertahanan Bersama Mekah ditandatangani Arab Saudi, Turkiye, dan Pakistan pada 7 Agustus.

Kesepakatan tersebut mengatur penguatan daya tangkal bersama, dengan serangan bersenjata terhadap salah satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Pada Senin, Turkiye dan Pakistan sepakat bergerak menuju penerapan kewajiban pertahanan bersama serta memastikan pengerahan cepat pasukan dan aset militer yang telah disepakati ke Arab Saudi berdasarkan perjanjian tersebut.

Keputusan itu diumumkan melalui pernyataan bersama setelah pertemuan Komite Strategis Politik dan Pertahanan Aliansi Makkah.

Turkiye sebelumnya juga menyatakan perjanjian tersebut terbuka bagi negara lain. Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan mengatakan visi kesepakatan itu tidak terbatas pada tiga negara dan berharap dapat diperluas ke negara-negara kawasan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty, Selasa, mengatakan Kairo serius mempertimbangkan untuk bergabung dengan Perjanjian Pertahanan Bersama Mekah.

Sumber pemerintah Turkiye mengatakan pengerahan pasukan Turkiye ke Arab Saudi, jika dilakukan, harus melalui berbagai prosedur hukum dan regulasi. Hingga kini belum ada jadwal khusus untuk pemindahan pasukan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.