Lapak Narkoba di Kampung Ambon Dihancurkan dengan Alat Berat
📅 Selasa, 13 Okt 2026, 15:13 WIB | Oleh: SujarJAKARTA -- Petugas gabungan menerjunkan alat berat jenis ekskavator untuk membongkar puluhan lapak narkoba di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa.
Pantauan ANTARA di lokasi pukul 13.20 WIB, alat berat itu meratakan sekitar 30 lapak yang berdiri di sepanjang bantaran kali di Jalan Kristal Ujung, Kedaung Kaliangke.
Lapak-lapak yang telah dirobohkan secara manual oleh petugas gabungan itu digusur menyisakan tumpukan sampah yang berada di belakang deretan lapak.
Alat berat itu nampak dioperasikan oleh seorang petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat. Masuknya alat berat itu ke area lapak narkoba pun disambut oleh sorakan warga dan anak-anak yang sejak pagi mengamati di sekitar lokasi.
Sebelumnya, ratusan personel gabungan Polres Metro Jakarta Barat membongkar puluhan lapak yang biasa digunakan para pecandu untuk transaksi dan mengonsumsi narkoba, Selasa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pantauan di lokasi, lapak-lapak berdiri bantaran kali Jalan Kristal Ujung, RT 15/RW 007, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, tepat di depan tumpukan sampah.
Para petugas nampak membongkar lapak-lapak itu menggunakan kayu dan mengumpulkan puing-puingnya pada satu tempat khusus.
Di sudut-sudut bangunan, petugas menemukan barang bukti penyalahgunaan narkoba, seperti bong, plastik klip sabu, korek api dan sejumlah barang lainnya.
24 Orang DItangkap
Sebelumya, pada Jumat (9/10), sebanyak 24 orang ditangkap dalam operasi gabungan penindakan peredaran narkotika di kawasan Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso menjelaskan dari total 24 orang yang ditangkap, sebanyak 16 orang ditangkap di Kampung Ambon, sedangkan delapan orang lainnya diamankan di Kampung Boncos.
"Operasi penindakan tersebut melibatkan personel dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)," kata Bismo dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Ia menjelaskan seluruh individu yang ditangkap langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh petugas.
"Mereka juga diwajibkan mengikuti tes urin untuk memastikan ada atau tidaknya kandungan narkotika di dalam tubuh mereka," kata Bismo.Bismo juga menjelaskan dalam operasi tersebut, petugas telah menyisir sejumlah lokasi dan menemukan berbagai sarana yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika, mulai dari lapak, tempat kos, hingga kendaraan bermotor.
"Yang jelas yang kita dapati saat ini tadi secara fakta ada lapak, ada yang menyewakan bong-bong tersebut, kemudian ada yang menyimpan di kos-kosan, ada yang menyimpan di dalam motor, dan lain sebagainya," ujar Bismo.
Lebih lanjut, Bismo menegaskan penanganan kawasan rawan narkoba ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum melalui penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preventif dan pendekatan yang humanis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!