Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badai Simon Menguat, Pesisir Meksiko Terancam Gelombang Setinggi 9 Meter

📅 Senin, 12 Okt 2026, 05:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bergerak lambat

Laporan terbaru Pusat Badai Nasional Amerika Serikat menyebutkan kecepatan angin berkelanjutan Simon mencapai 230 kilometer per jam, sementara badai itu bergerak dengan kecepatan hanya 11 kilometer per jam.

Sejak berkembang menjadi badai, Simon hampir tidak pernah bergerak lebih cepat dari 10 kilometer per jam. Sebagai perbandingan, Badai Tropis Rachel mendekati wilayah utara Meksiko pada Sabtu dengan kecepatan sekitar 35 kilometer per jam.

Simon tetap “hampir tidak bergerak” di lepas pantai Meksiko, kata Boris Comi, ahli meteorologi dari badan perlindungan sipil negara bagian Jalisco. Kondisi tersebut memungkinkan badai “menghasilkan lebih banyak hujan dalam jangka waktu lebih panjang”, sehingga “menempatkan penduduk pada risiko yang lebih besar”.

Pergerakan badai ke daratan juga dapat membantu melemahkan kekuatannya. Puerto Vallarta, misalnya, diuntungkan oleh lokasinya di sebuah teluk serta keberadaan pegunungan yang mengurangi kekuatan siklon.

Namun, bergerak sejajar dengan garis pantai membuat badai lebih mudah “bertahan pada kategori yang sedikit lebih tinggi”, jelas Vazquez, Direktur Layanan Meteorologi Meksiko.

Pada Sabtu (10/10), Angkatan Laut Meksiko mengevakuasi sekitar 100 orang menggunakan kapal dari sejumlah komunitas pesisir yang terancam Simon. Mereka dibawa ke Puerto Vallarta, tempat sebagian besar dari mereka memiliki kerabat yang dapat dijadikan tempat berlindung.

Warga lainnya akan ditempatkan di salah satu dari lima tempat penampungan yang disiapkan di kota tersebut. Hingga Sabtu, tempat-tempat penampungan itu telah menampung 95 orang.

Elena Glumas, 63 tahun, tiba bersama anjing-anjingnya dari Desa Yelapa.

“Tiga tahun lalu kami kehilangan segalanya. Sekarang, ya, saya katakan bahwa hidup adalah yang utama,” ujarnya saat turun dari feri.

Ia merujuk pada Badai Lidia yang menerjang desanya dengan hujan sangat lebat pada 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Palangka Raya

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kabut Asap Karhutla Masih S...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.