Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

China dan Uni Eropa Sepakati Penjualan Mobil Hybrid, Apa Dampaknya bagi Industri Otomotif?

📅 Senin, 12 Okt 2026, 06:09 WIB | Oleh:
China dan Uni Eropa Sepakati Penjualan Mobil Hybrid, Apa Dampaknya bagi Industri Otomotif? Doc: Antara foto/Xinhua
Ket. Arsip - Robot industri untuk produksi mobil dipamerkan di Taman Sains dan Teknologi Manufaktur Cerdas Midea-Kuka di Foshan, Provinsi Guangdong, China (25/3/2025).

JAKARTA - China dan Uni Eropa dikabarkan telah mencapai kesepakatan terkait perdagangan mobil hybrid dan plug-in hybrid usai menjalani negosiasi intensif pada 9 Oktober 2026.

CarnewsChina, pada Minggu, melaporkan kesepakatan awal itu diharapkan meredakan ketegangan perdagangan otomotif sekaligus mengurangi risiko pengenaan tarif tambahan terhadap kendaraan asal China yang masuk ke pasar Eropa.

kesepahaman tersebut diumumkan setelah pertemuan kedua mekanisme konsultasi perdagangan dan investasi China-Uni Eropa.

Meski demikian, kedua pihak belum mengungkapkan secara terperinci mekanisme pelaksanaan maupun ketentuan pembatasan ekspor yang akan diterapkan.

Dalam sebuah wawancara, Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Uni Eropa Maros Sefcovic mengatakan kesepahaman itu diperkirakan dapat menekan volume ekspor mobil hybrid China ke Eropa lebih dari separuh dibandingkan proyeksi sebelumnya dalam empat tahun mendatang.

Namun, angka tersebut mengacu pada proyeksi internal Komisi Eropa, bukan pemangkasan langsung sebesar 50 persen dari volume impor saat ini.

Lonjakan pengiriman kendaraan China, menjadi salah satu faktor yang mendorong negosiasi. Data Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA) menunjukkan, ekspor kendaraan utuh China ke Uni Eropa mencapai 1,56 juta unit selama Januari-Agustus 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 490.000 unit merupakan mobil plug-in hybrid (PHEV), sedangkan 270.000 unit lainnya adalah mobil hybrid konvensional (HEV). Ekspor kedua kategori itu masing-masing meningkat 179 persen dan 142 persen secara tahunan.

Selain perdagangan kendaraan, kedua pihak sepakat melanjutkan pembahasan mengenai akses pasar dan kemungkinan penurunan tarif untuk sejumlah produk dalam kerangka Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

China juga menyatakan kesediaannya, untuk melanjutkan fasilitasi perizinan ekspor logam tanah jarang dan magnet permanen ke Eropa.

Sementara itu, pembahasan mengenai komitmen harga dan peninjauan dalam penyelidikan subsidi kendaraan listrik buatan China di Uni Eropa akan tetap berlanjut.

Kedua pihak dijadwalkan menggelar konferensi video tingkat menteri pada Januari 2027 sebelum melanjutkan pertemuan konsultasi pada Maret 2027.

Hingga kini, rincian teknis kesepahaman perdagangan mobil hybrid tersebut masih menunggu penyelesaian prosedur lanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.