Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badai Simon Menguat, Pesisir Meksiko Terancam Gelombang Setinggi 9 Meter

📅 Senin, 12 Okt 2026, 05:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Badai Simon Menguat, Pesisir Meksiko Terancam Gelombang Setinggi 9 Meter Doc: AFP
Ket. Sejak berkembang menjadi badai, Simon hampir tidak pernah bergerak lebih cepat dari 10 kilometer per jam (6,2 mil per jam), sehingga meningkatkan risiko bahaya.

Puerto Vallarta, Meksiko – Badai Simon sedikit bergeser jalur pada Minggu (11/10) dan diperkirakan melintas di lepas pantai Meksiko tanpa mendarat, tetapi tetap membawa hujan lebat dan angin kencang yang berbahaya.

Siklon yang masuk kategori 4 dalam skala Saffir-Simpson lima tingkat itu bergerak lambat dan masih berpotensi menimbulkan bahaya.

Laporan cuaca semula memperkirakan badai akan mencapai daratan sekitar tengah hari waktu setempat (18.00 GMT). Namun, data yang dikumpulkan pesawat pemburu badai menunjukkan siklon tersebut bergerak lebih lambat dan diperkirakan hanya akan melintas sekitar 15 kilometer dari pesisir negara bagian Jalisco.

Meskipun tidak menghantam daratan secara langsung, “seluruh pita awan badai atau bagian paling intens dari siklon ini tetap akan berdampak pada” masyarakat pesisir, kata Direktur Layanan Meteorologi Meksiko Fabian Vazquez kepada AFP.

“Kita akan menghadapi dampak yang sangat parah, terutama akibat angin di sepanjang pesisir,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa gelombang laut dapat mencapai sembilan meter dan curah hujan diperkirakan sangat tinggi.

Simon menjadi badai terbaru dalam musim badai Pasifik yang sibuk. Fenomena pemanasan laut El Nino yang kuat melemahkan geseran angin, sehingga memungkinkan badai berkembang semakin kuat. Sebaliknya, El Nino turut membuat musim badai Atlantik relatif tenang.

'Singkat saja, jangan merusak'

Jurnalis AFP di Puerto Vallarta, destinasi wisata yang berada dalam jalur perkiraan badai, mengamati langit mendung pada Minggu pagi. Awan yang lebih tebal terlihat berkumpul di atas laut dan pegunungan, sementara hujan ringan mulai turun.

Sejumlah pelaku usaha menutup jendela dan pintu bangunan dengan papan. Beberapa di antaranya menyemprotkan tulisan seperti “Simon berkata: 'Semuanya akan baik-baik saja,'” merujuk pada permainan populer anak-anak yang mengharuskan peserta mengikuti instruksi. Ada pula tulisan “Simon, singkat saja, jangan merusak,” disertai gambar hiu dan wajah-wajah tersenyum.

Sepasang warga berjalan menyusuri jalur pejalan kaki di tepi laut yang dijaga oleh personel militer. Sesekali, seorang pelari juga memanfaatkan kesempatan untuk keluar rumah.

Cruz Castillo, warga Puerto Vallarta berusia 60 tahun, mengatakan dirinya tetap khawatir meskipun kondisi cuaca relatif ringan.

“Kami masih memantau untuk melihat bagaimana badai ini akan mendekat,” katanya.

Vicente Garcia, wisatawan berusia 48 tahun asal California, Amerika Serikat, terlihat lebih tenang.

“Kami memperkirakan badai yang lebih besar kemarin, jadi kami tetap berada di dalam ruangan. Namun, saya senang badai itu tidak sebesar yang diperkirakan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Palangka Raya

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kabut Asap Karhutla Masih S...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.