Review Drakor 'Doctor X', Seorang Ahli Bedah Brilian yang Menentang Praktik Korupsi Mengakar di Rumah Sakit
📅 Minggu, 11 Okt 2026, 09:19 WIB | Oleh: Lili LestariIa tidak mengabdikan dirinya sepenuhnya pada rumah sakit sebagai sebuah institusi atau mengorbankan dirinya untuk menjaga hubungan dengan rekan-rekan kerjanya. Ia meninggalkan pekerjaan ketika jam kerjanya yang dijadwalkan berakhir dan menolak tugas-tugas yang berada di luar tanggung jawab yang tercantum dalam kontraknya. Dalam hal ini, ia menolak gagasan konvensional bahwa dokter harus menanggung apa pun demi rasa tanggung jawab.
Namun Gye lebih dari sekadar karakter yang melontarkan komentar pedas. Dia mengutamakan kondisi pasien dan tanpa ragu-ragu maju ke meja operasi dalam keadaan darurat.
Ia menolak kesetiaan kepada organisasi tersebut tetapi tidak mengabaikan tanggung jawabnya sebagai seorang dokter. Perbedaan itu memberikan karakter tersebut seperangkat prinsip yang jelas: Gye memisahkan kepatuhan yang dituntut oleh hierarki rumah sakit dari tanggung jawabnya terhadap pasien.
Akting Kim memainkan peran utama dalam membuat karakter tersebut meyakinkan. Melalui penyampaiannya yang tegas dan ekspresi yang terkendali, Kim menyampaikan kepribadian Gye yang tenang sekaligus memberikan identitas yang kuat pada karakter tersebut tanpa berlebihan.
Sejak episode pertamanya, "Doctor X" dengan jelas membangun dinamika antara mereka yang terlibat dalam perbuatan salah dan seorang protagonis yang meminta pertanggungjawaban mereka, membantu drama ini dengan cepat menarik perhatian penonton ke dalam ceritanya.
Oleh karena itu, perebutan kekuasaan di dalam rumah sakit kemungkinan akan menjadi elemen kunci dari serial ini ke depannya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!