Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Review Drakor 'Doctor X', Seorang Ahli Bedah Brilian yang Menentang Praktik Korupsi Mengakar di Rumah Sakit

2 Minggu, 11 Okt 2026, 09:19 WIB | Oleh:
Review Drakor 'Doctor X', Seorang Ahli Bedah Brilian yang Menentang Praktik Korupsi Mengakar di Rumah Sakit Review Drakor 'Doctor X', Seorang Ahli Bedah Brilian yang Menentang Praktik Korupsi Mengakar di Rumah Sakit Doc: SBS
Ket. Poster drama Doctor X.

"Doctor X: Mafia in White" yang tayang perdana di SBS, adalah drama medis yang berpusat pada Gye, dikenal sebagai Dokter X, yang memerangi korupsi yang telah mengakar kuat di rumah sakit dengan keterampilan bedah yang luar biasa dan penolakan untuk menerima kegagalan atau kompromi.

Episode perdana memperkenalkan Gye Su-jeong, seorang ahli bedah brilian yang diperankan oleh Kim Ji-won, peran utama wanita yang jarang ditemukan dalam sebuah drama medis.

Gye adalah seorang dokter sementara yang dikirim ke Rumah Sakit Universitas Guseo, ia menghadapi hierarki dan korupsi di institusi tersebut sambil menunjukkan keahlian bedahnya.

Seperti ditulis Korea Times, cerita bermula dari adegan Gye dan Jang Hee-sook, yang diperankan oleh Lee Jung-eun, bertemu dengan seseorang yang tiba-tiba pingsan kesakitan di sebuah ruang biliar dan menyelamatkan pasien tersebut dengan perawatan darurat yang cepat.

Kemudian, Magnolia Society, sebuah perkumpulan dokter berpengaruh di rumah sakit-rumah sakit besar, mengadakan pesta untuk merayakan terpilihnya seorang dokter yang menjadi walikota. Profesor Bu Seung-kwon, yang diperankan oleh Son Hyun-joo, adalah anggota kelompok tersebut tetapi ia menunjukkan kekecewaannya terhadap cara kerja kelompok itu.

Di tengah kekurangan staf di Rumah Sakit Universitas Guseo, Gye untuk sementara ditugaskan di sana melalui agen penyedia tenaga dokter pertama di Korea, yang dikelola oleh Jang.

Ketika direktur rumah sakit Kim Myung-seop, yang diperankan oleh Kim Jong-goo, ingin melakukan operasi terbuka pada seorang pasien lanjut usia untuk memamerkan keahliannya sebelum pensiun, Gye bersikeras agar pasien tersebut menjalani operasi laparoskopi. Dia juga mengkritik keras para dokter yang menyetujui keputusan direktur tersebut.

Operasi terbuka akhirnya dilanjutkan, Gye, Jang, dan Boo menyaksikan dari ruang observasi. Namun, selama prosedur berlangsung, direktur rumah sakit tiba-tiba mengalami syok dan kehilangan kesadaran. Para dokter yang terkejut segera membawanya keluar dari ruang operasi, meninggalkan pasien terbaring di meja operasi dengan sayatan bedah masih terbuka.

Saat Tae-kyung masih panik di ruang operasi, Gye muncul dengan mengenakan pakaian bedah.

Ternyata, baik direktur rumah sakit maupun pasien tersebut memiliki alergi lateks. Karena tidak menyadari alerginya sendiri, sang direktur menggunakan sarung tangan bedah yang dilarang demi kenyamanannya sendiri. Gye sudah mengetahui apa yang terjadi dan segera turun tangan untuk menyelesaikan operasi.

Setelah sadar kembali, sang direktur memecat Gye karena menolak untuk mengalah. Namun Boo, yang memanfaatkan kesalahan direktur untuk mengambil alih sebagai kepala rumah sakit yang baru, segera mempekerjakannya kembali, sehingga memicu konflik lebih lanjut.

Daya tarik utama "Doctor X" terletak pada tokoh protagonisnya.

Gye bukanlah seseorang yang menyadari kesalahan tetapi pada akhirnya tunduk pada logika organisasi. Dia melakukan lebih dari sekadar menunjukkan masalah — dia membuktikan melalui kemampuannya bahwa penilaiannya benar. Drama ini menyajikan momen-momen yang menghibur penonton melalui dialog, perkembangan plot, dan adegan operasi.

Meskipun "Doctor X" adalah drama medis, Gye berbeda dari tipe dokter yang umumnya digambarkan dalam genre tersebut.

Ia tidak mengabdikan dirinya sepenuhnya pada rumah sakit sebagai sebuah institusi atau mengorbankan dirinya untuk menjaga hubungan dengan rekan-rekan kerjanya. Ia meninggalkan pekerjaan ketika jam kerjanya yang dijadwalkan berakhir dan menolak tugas-tugas yang berada di luar tanggung jawab yang tercantum dalam kontraknya. Dalam hal ini, ia menolak gagasan konvensional bahwa dokter harus menanggung apa pun demi rasa tanggung jawab.

Namun Gye lebih dari sekadar karakter yang melontarkan komentar pedas. Dia mengutamakan kondisi pasien dan tanpa ragu-ragu maju ke meja operasi dalam keadaan darurat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Rona
Joko Anwar Masuk Daftar 50 ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.