Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan Siapkan Solusi Permanen untuk Atasi Persoalan Pasokan Pakan Ternak

📅 Sabtu, 10 Okt 2026, 15:52 WIB | Oleh:

Menurut Amran, mekanisme tersebut memungkinkan hasil panen petani tetap terserap meskipun pembeli memiliki keterbatasan modal. Peternak juga dapat memiliki cadangan bahan baku untuk digunakan ketika pasokan jagung di pasar berkurang.

Pada sisi hilir, pemerintah mendorong peningkatan penyerapan telur melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah yang dibahas adalah meningkatkan konsumsi telur menjadi tiga kali seminggu untuk memperluas pasar dan membantu menjaga harga di tingkat peternak.

Pemerintah juga membahas pengembangan pabrik pengolahan tepung, telur, dan daging melalui koordinasi lintas kementerian. Pengembangan industri tersebut diharapkan memperluas pasar produk peternakan, meningkatkan nilai tambah, dan menyediakan alternatif penyerapan ketika produksi meningkat.

Selain itu, pasokan bahan baku pakan berupa soybean meal (SBM) turut menjadi perhatian pemerintah. Melalui ID FOOD, pemerintah mengupayakan penyediaan bahan baku tersebut dengan harga lebih terjangkau dan distribusi langsung kepada peternak untuk membantu menekan biaya produksi.

Amran menegaskan, seluruh kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat keberlanjutan usaha peternakan nasional. Ia menilai peningkatan produksi ayam dan telur hingga mampu menembus pasar ekspor perlu didukung kebijakan dan sistem usaha yang memadai.

“Selama kami sehat, kami berada di sisi petani. Tidak akan saya biarkan peternak jalan sendiri. Kami akan membela semaksimal mungkin. Itu perintah Bapak Presiden: jaga mereka, lindungi mereka, beri kesempatan peternak untung, pasti dia berproduksi,” kata dia.

Amran meminta asosiasi dan koperasi peternak ikut mengawal pelaksanaan kebijakan agar manfaatnya dirasakan langsung di lapangan. Pemerintah akan terus memperbaiki regulasi untuk memperkuat rantai usaha peternakan, mulai dari penyediaan bahan baku, produksi, penyerapan, penyimpanan, hingga pemasaran.

“Intinya kita bangun ekosistem. Ekosistem ini adalah solusi permanen,” ucap Amran. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Advertisement
WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.