Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Calonkan Diri sebagai Anggota Dewan ICAO Periode 2026–2028

📅 Sabtu, 10 Okt 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Indonesia Calonkan Diri sebagai Anggota Dewan ICAO Periode 2026–2028 Doc: Kedubes RI Kanada
Ket. Duta Besar Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab

JAKARTA – Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) periode 2026–2028. Pencalonan tersebut menjadi upaya Indonesia untuk berkontribusi lebih besar dalam pengembangan penerbangan sipil global.

Duta Besar Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab, menyampaikan pentingnya sektor penerbangan sipil bagi konektivitas Indonesia dengan dunia internasional. Hal tersebut disampaikannya dalam resepsi diplomatik peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Markas Besar ICAO, Montreal, Kanada (8/10).

“Perkembangan Indonesia tidak lepas dari sektor aviasi. Penerbangan sipil telah menghubungkan Indonesia dengan dunia dan membuka kesempatan yang lebih luas,” ujar Muhsin yang juga sebagai Wakil Tetap RI untuk ICAO dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/10).

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa, juga menegaskan peran strategis penerbangan sipil bagi Indonesia. Menurutnya, konektivitas udara menjadi kebutuhan penting bagi negara kepulauan dengan sekitar 280 juta penduduk yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau.

“Sebagai negara kepulauan, Indonesia tidak melihat penerbangan sipil hanya sebagai industri. Tetapi sebagai cara hidup yang menghubungkan komunitas,” kata Lukman.

Di sisi lain, Presiden Dewan ICAO, Toshiyuki Onuma, menyoroti kontribusi Indonesia dalam meningkatkan kapasitas penerbangan negara-negara berkembang. Ia juga mengapresiasi rekam jejak Indonesia dalam mendukung pelatihan dan peningkatan standar keselamatan penerbangan internasional.

“Sejak menjadi anggota pada tahun 1950, Indonesia telah berbagi kepakaran dengan lebih dari 60 negara melalui program Indonesia Developing Countries Training Program (DCTP). Indonesia secara konsisten menunjukkan standar keselamatan dan keamanan di atas rata-rata global, yang merefleksikan komitmennya terhadap standar tertinggi,” kata dia.

Sebagai informasi, ICAO terbentuk pada 1947 sebagai organisasi yang mengatur penerbangan sipil internasional. Indonesia tercatat pernah menjadi anggota Dewan ICAO selama periode 1962 hingga 2002.

Sejak 2012, Indonesia membuka Kantor Kepentingan Indonesia pada ICAO di Montreal untuk memperkuat kerja sama. Kantor tersebut juga mendukung partisipasi aktif Indonesia dalam berbagai pertemuan di Markas Besar ICAO.

Dalam satu dekade terakhir, Indonesia turut membantu negara-negara berkembang melalui pelatihan dan berbagi kepakaran. Dukungan finansial juga diberikan untuk meningkatkan kapasitas penerbangan negara-negara penerima bantuan.

Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama KBRI Ottawa, KKIP ICAO Montreal, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Luar Negeri, dengan dukungan AirNav Indonesia. Acara tersebut turut menampilkan gamelan Bali dari kelompok Giri Kedaton Montreal serta hidangan khas Indonesia yang mendapat pujian para undangan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...

Yura Yunita dan Idgitaf Rilis Lagu “Mendung”

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Yura Yunita dan Idgitaf Ril...
Advertisement
WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.