Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantul Punya Strategi Baru agar Anak Muda Tak Melupakan Batik

30 Sabtu, 10 Okt 2026, 14:18 WIB | Oleh:
Bantul Punya Strategi Baru agar Anak Muda Tak Melupakan Batik Bantul Punya Strategi Baru agar Anak Muda Tak Melupakan Batik Doc: Antara foto/HO Pemkab Bantul
Ket. Antara foto/HO Pemkab Bantul

YOGYAKARTA - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar lokakarya membatik sapu tangan bertajuk “Bersama Pembatik Milenial – Canting Milenial, Batik Kekinian” untuk meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap warisan budaya.   

Ketua Dekranasda Kabupaten Bantul Emi Masruroh Halim di Bantul, Sabtu, mengatakan pengembangan batik perlu berjalan seiring dengan inovasi agar tetap diminati generasi muda.

“Kami ingin generasi muda tidak hanya mengenal batik sebagai warisan budaya, tetapi juga ikut merasakan proses kreatifnya," katanya. 

Melalui praktik membatik sapu tangan, peserta diajak mengenal teknik membatik sekaligus mengembangkan kreativitas, serta membuka ruang pertemuan antara generasi muda, pembatik, dan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) batik. 

"Mereka dapat memahami nilai, keterampilan, dan kreativitas yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.  

Sementara itu, Pengurus Harian Dekranasda Kabupaten Bantul Yahya mengatakan lokakarya tersebut juga digelar dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional di Showroom Dekranasda Bantul, Kalurahan Ringinharjo.  

"Kami mengenalkan proses membatik kepada generasi muda sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap batik sebagai warisan budaya dan identitas bangsa Indonesia," katanya.

Menurut dia, kelestarian batik sebagai warisan budaya yang telah diakui UNESCO perlu dijaga melalui berbagai upaya agar tidak hilang. 

"Batik Indonesia telah diakui UNESCO, sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan mewariskannya kepada generasi penerus,” ujarnya.

Ia menjelaskan, batik Indonesia ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (Intangible Cultural Heritage/ICH) oleh UNESCO pada 2009 dalam sidang keempat Komite Antar-Pemerintah di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

"Pengakuan ini menjadi kebanggaan sekaligus pengingat pentingnya menjaga keberlangsungan tradisi membatik," katanya.

Yahya mengatakan Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu pusat tradisi batik, dengan sentra batik yang tersebar di antaranya di Kabupaten Bantul. Keberadaan sentra tersebut berpotensi menjadi peluang bagi generasi muda untuk belajar langsung dari para pembatik sekaligus mengembangkan kreativitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Kolaborasi Hijau Dibuka, In...
Ekonomi
APBN Harus Lincah, Jangan K...
Daerah
Sebuah Boat Terbakar di Nus...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.