Garuda Indonesia dan Kemenpar Luncurkan 'Stopover' Program untuk Dongkrak Belanja Turis Asing ke Daerah
📅 Senin, 05 Okt 2026, 19:31 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bersama Kementerian Pariwisata dan Mastercard membuka peluang penyebaran aktivitas ekonomi wisatawan mancanegara (wisman) ke lebih banyak daerah melalui Program Garuda Indonesia Stopover.
Plt Direktur Niaga Garuda Indonesia Mukhtaris mengatakan perusahaan ingin memanfaatkan jaringan domestiknya untuk menghubungkan wisman tidak hanya dengan pintu masuk utama, tetapi juga berbagai destinasi di Indonesia.
“Sebagai maskapai penerbangan nasional Indonesia, Garuda Indonesia memegang peran strategis dalam menghubungkan wisatawan mancanegara tidak hanya dengan pintu masuk utama Indonesia, tetapi juga dengan berbagai destinasi melalui jaringan domestik kami,” kata Mukhtaris dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (5/10).
Ia menjelaskan program tersebut memungkinkan penumpang internasional pada rute long-haul dan regional tertentu yang memenuhi kriteria untuk menambahkan penerbangan lanjutan domestik tanpa biaya tambahan ke destinasi yang berpartisipasi saat melakukan pemesanan tiket.
Skema ini diarahkan untuk mengubah pola perjalanan wisman yang selama ini terkonsentrasi di pintu masuk utama menjadi perjalanan multi-destinasi, sehingga berpotensi memperpanjang masa tinggal sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di daerah tujuan.
Berdasarkan data BPS 2025 yang diolah Garuda Indonesia, kedatangan wisman masih terkonsentrasi di Bali sebanyak 6,9 juta kunjungan dan Jakarta sebanyak 2,8 juta kunjungan.
Mukhtaris mengatakan, program tersebut diharapkan memberikan nilai tambah terhadap perjalanan wisman sekaligus meningkatkan trafik inbound dan pergerakan wisatawan di dalam negeri.
"Melalui Garuda Indonesia Stopover Program, kami ingin memberikan nilai tambah pada perjalanan menuju Indonesia dengan membuka lebih banyak pilihan bagi wisatawan untuk melanjutkan perjalanan domestiknya,” ujarnya.
Dari sisi belanja wisatawan, Country Manager Mastercard Indonesia Aileen Goh mengatakan pihaknya memanfaatkan jaringan global dan wawasan konsumen berbasis data untuk mengarahkan arus wisman ke luar pintu masuk utama.
“Melalui akses ke jaringan pemegang kartu global, kami mengalirkan belanja lintas batas langsung ke ekosistem pariwisata daerah, perajin lokal, serta pelaku UMKM di seluruh nusantara,” kata Aileen.
Mastercard juga akan melakukan promosi terarah di Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan serta menyasar wisman yang telah tiba di Bali melalui kanal digital untuk mendorong penambahan destinasi domestik dalam rencana perjalanan mereka.
Adapun sejumlah destinasi yang menjadi sasaran perluasan perjalanan antara lain Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo yang diharapkan dapat menerima manfaat langsung dari peningkatan belanja wisatawan.
Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mengatakan kolaborasi pemerintah dan industri diperlukan untuk memastikan pertumbuhan pariwisata memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
“Inisiatif seperti Program Stopover Garuda Indonesia dapat mendorong wisatawan mancanegara untuk menjelajahi destinasi baru, sekaligus memastikan perputaran ekonomi pariwisata dirasakan langsung oleh masyarakat daerah dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia,” ujar Ayu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!