Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Serangan Russia Meningkat, Delapan Orang Tewas

4 Selasa, 29 Sep 2026, 02:13 WIB | Oleh:
Serangan Russia Meningkat, Delapan Orang Tewas Serangan Russia Meningkat, Delapan Orang Tewas Doc: AFP/Darya Nazarova

KYIV - Serangan Russia menewaskan delapan orang di berbagai wilayah Ukraina pada Minggu (27/9), sehari setelah Moskow kembali menegaskan akan melanjutkan perang hingga mencapai tujuan militernya.

Serangan terbaru menghantam sejumlah wilayah, termasuk Sumy, Zaporizhzhia, Kyiv, dan Odesa. Menteri Dalam Negeri Ukraina Ivan Vyhivskyi mengatakan serangan Russia menghantam sebuah pusat anak-anak di Kota Sumy, Ukraina utara, dan menewaskan tiga orang, termasuk seorang gadis berusia 16 tahun.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan tiga orang lainnya tewas dalam serangan malam hari di wilayah Zaporizhzhia, sementara satu pria tewas akibat serangan pesawat nirawak Russia di Kyiv.

Otoritas wilayah Odesa juga melaporkan satu orang tewas dalam apa yang mereka sebut sebagai “serangan besar-besaran” di bagian selatan wilayah tersebut.

Wali Kota Kyiv Vitalii Klitschko mengatakan seorang perempuan dan dua anak beRussia 16 tahun terluka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

“Pihak musuh terus menyerang wilayah Kyiv tanpa henti dengan pesawat nirawak serang,” kata pemerintah kota Kyiv.

Sebanyak 16 lokasi rusak akibat serangan tersebut, termasuk 12 rumah pribadi di pinggiran Kyiv, serta sebuah gudang dan fasilitas produksi.

Di Odesa, serangan Russia merusak rumah, toko, hotel, fasilitas medis, dan gudang penyimpanan gandum, kata Kepala Administrasi Wilayah Odesa Oleg Kiper.

Zelensky mengatakan Russia telah meluncurkan lebih dari 2.200 pesawat nirawak serang, sekitar 1.650 bom udara, dan 38 rudal dari berbagai jenis ke Ukraina selama sepekan terakhir. Sebagian besar rudal tersebut, menurut dia, merupakan rudal balistik.

Zelensky mengatakan serangan terbaru menyasar permukiman dan berbagai infrastruktur sipil di sejumlah wilayah Ukraina, termasuk taman kanak-kanak dan sekolah.

“Jika Russia benar-benar mempersiapkan langkah nyata menuju deeskalasi -- seperti yang diklaimnya, khususnya kepada negosiator Amerika -- gelombang teror ‘Shahed’ ini tidak akan terjadi,” kata Zelensky dalam pernyataan di media sosial.

Russia membantah menargetkan warga sipil. Kementerian Pertahanan Russia mengatakan pasukannya menyerang pusat data Kyivstar di Kyiv serta pusat data lain milik perusahaan Omega Telecom. Moskow mengklaim perusahaan-perusahaan tersebut menyediakan layanan bagi militer Ukraina.

Kementerian Pertahanan Russia juga merilis gambar pesawat nirawak dengan tulisan “Detoks Digital”, yang mengindikasikan serangan tersebut dimaksudkan untuk mengganggu akses internet di Ukraina.

Perang Berlanjut

Sehari sebelumnya, Menteri Luar Negeri Russia Sergei Lavrov mengatakan dalam sidang Majelis Umum PBB bahwa Moskow akan melanjutkan kampanye militernya “sampai akhir”.

Kementerian Pertahanan Russia pada Minggu juga mengklaim pasukannya telah merebut desa perbatasan Khrypuny di wilayah Kharkiv, Ukraina timur, tempat pasukan Russia menguasai sejumlah kantong wilayah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Megapolitan
Kerusakan Hidrologis Mengan...
Ekonomi
KSSK Sampaikan Kondisi Terk...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.