Melawan Antroposentrisme, Anak Muda Didorong Jadi Penjaga Nyata Meru Betiri
📅 Senin, 28 Sep 2026, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPara peserta yang mengikuti pendidikan tersebut nantinya menjadi kader konservasi alam Kantor Balai TNMB. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat jejaring masyarakat dan kelompok pecinta alam dalam mendukung kerja-kerja konservasi.
Charlowik menyebut kontribusi alumni MBSC juga telah terlihat dalam berbagai kegiatan konservasi di TNMB.
"Terbukti alumni MBSC ini akhirnya banyak terlibat dalam kegiatan konservasi di TNMB seperti pemasangan camera trap untuk pemantauan macan tutul dan berbagai kegiatan lain," pungkasnya.
Dari kawasan Sukamade, pendidikan konservasi itu tidak hanya melahirkan kader baru. MBSC XVII juga menjadi ruang pertemuan anak-anak muda dari berbagai daerah untuk membangun jejaring dan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan—sebuah upaya menjaga keseimbangan di tengah kuatnya cara pandang yang menempatkan kepentingan manusia sebagai pusat pengelolaan alam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!