Tips Efisiensi Anggaran Bisnis Ritel
📅 Senin, 21 Sep 2026, 07:18 WIB | Oleh: Haryo BronoPajang dengan metode FIFO/FEFO: Terapkan aturan first-in, first-out atau first-expired, first-out agar barang lama tidak tertimbun di bagian belakang rak.
Efisiensi Operasional Toko
Kelola tagihan listrik (pos biaya terbesar di toko fisik):
Bersihkan filter AC dan kondensor chiller secara berkala; mesin yang kotor menyedot daya listrik jauh lebih boros.
Sebaiknya Anda baca juga:
Beralih ke lampu LED dan pasang sensor gerak di area gudang atau toilet.
Atur timer untuk lampu papan nama (neon box) luar toko.
Tekan biaya kemasan (plastik/paper bag): Kenakan biaya minim atau berikan insentif kecil (misal poin loyalty) bagi pelanggan yang membawa kantong belanja sendiri.
Tekan Shrinkage (Kehilangan & Kerusakan Barang)
Pasang CCTV di titik rawan: Tempatkan kamera fokus pada meja kasir, pintu masuk/keluar gudang, dan lorong rak yang minim pencahayaan.
Audit stok fisik (stock opname) rutin bergiliran: Lakukan cycle counting harian/mingguan untuk barang-barang bernilai tinggi dan berukuran kecil daripada menunggu stock opname besar tahunan.
Negosiasi ke Supplier & Distributor
Manfaatkan consignment (konsinyasi): Untuk produk-produk baru atau merek yang belum teruji, minta skema titip jual agar arus kas toko tidak tertahan di modal awal.
Minta insentif display (listing/gondola fee): Jika memiliki rak di posisi strategis (ujung lorong atau dekat kasir), tawarkan spot tersebut ke prinsipal atau distributor dengan kompensasi potongan harga pembelian barang. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!