Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

📅 Senin, 14 Sep 2026, 18:57 WIB | Oleh:

"Jadi sektor ini sangat inklusif dan berkelanjutan. Berkelanjutan karena generasi mudanya banyak terlibat, inklusif karena perempuan di sektor ekonomi kreatif juga cukup mendominasi," katanya.

Teuku Riefky optimistis sektor ekonomi kreatif, termasuk subsektor aplikasi, dapat terus memberikan kontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut dia, aplikasi memiliki posisi strategis karena menjadi tempat bertemunya berbagai ekosistem digital. Ketika sebuah aplikasi berkembang, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan pengembang, tetapi juga mendorong penciptaan lapangan kerja, investasi dan peningkatan daya saing bangsa.

"Ketika sebuah aplikasi berkembang, yang tumbuh bukan hanya perusahaan, tetapi juga lapangan kerja, investasi, dan daya saing bangsa," ujarnya.

Namun, Teuku Riefky mengingatkan pengembangan industri aplikasi menghadapi tantangan, terutama meningkatnya kebutuhan talenta digital di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Karena itu, pemerintah mendorong kolaborasi yang lebih erat antara talenta digital, pelaku usaha, investor dan pemerintah, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Kita ingin mempertemukan agar hasil karya anak bangsa bisa berkolaborasi dengan teman-teman dari negara-negara sahabat, investor-investor internasional, dan juga bisa masuk ke pasar global," kata Teuku Riefky.

Ia menegaskan Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi aplikasi dan teknologi dari negara lain. Produk dan inovasi digital karya anak bangsa harus mampu berkembang, bersaing dan menembus pasar global.

Teuku Riefky mengatakan penyelenggaraan Indonesia Application Summit 2026 merupakan salah satu upaya pemerintah mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem industri aplikasi.

Menurut dia, InApps tidak hanya menjadi forum untuk bertukar gagasan, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun kemitraan dan kolaborasi nyata.

Ia berharap kolaborasi antara talenta, dunia usaha, investor dan pemerintah dapat membuat inovasi digital Indonesia tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi berkembang menjadi solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Pada akhirnya, keberhasilan kita akan diukur dari semakin banyaknya aplikasi Indonesia yang mampu berkembang, bersaing, dan menunjukkan kiprahnya di tingkat global," kata Teuku Riefky. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Oman Tunda Pertemuan Darura...
Luar Negeri
Mau Buka Selat Hormuz, Iran...

Warga Rusunawa Desak Pengusiran Dihentikan

2 jam lalu | Paundra Zakirulloh

Megapolitan
Warga Rusunawa Desak Pengus...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.