Dari Meeting hingga Drone, Astros Perluas Pemanfaatan Kolaborasi Nirkabel
📅 Senin, 14 Sep 2026, 17:45 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — Teknologi kolaborasi nirkabel mulai berkembang dari sekadar menggantikan kabel dalam presentasi menjadi sarana untuk menghubungkan lebih banyak perangkat dan sumber informasi dalam satu ruang. Perkembangan tersebut terlihat dalam gelaran The Future of Wireless Collaboration yang berlangsung di Jakarta, Senin (14/9/2026).
Astros, merek teknologi kolaborasi nirkabel dari perusahaan Taiwan, Astrogate Inc., dalam acara tersebut memperkenalkan AS-301 wireless docking station sekaligus mendemonstrasikan sejumlah penerapan teknologi berbasis kecerdasan artifisial (AI). Kegiatan itu digelar bersama mitra lokal PT Surya Candra.
CEO PT Surya Candra, Budi Suryo, mengatakan perusahaannya tidak hanya melihat teknologi wireless sebagai sarana untuk menghilangkan kabel, tetapi sebagai bagian dari upaya membuat aktivitas meeting lebih sederhana dan cerdas.
“Sebagai perusahaan yang berbasis software, yang ingin kami lakukan adalah membuat meeting menjadi lebih pintar,” ujar Budi dalam acara tersebut.
Menurut Budi, kebutuhan meeting saat ini semakin kompleks karena melibatkan laptop, kamera, layar, perangkat konferensi, hingga berbagai sumber konten. Teknologi nirkabel dapat membantu menghubungkan perangkat-perangkat tersebut tanpa pengguna harus berulang kali memasang kabel atau mencari dongle tambahan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam konteks tersebut, AI menjadi salah satu lapisan teknologi yang diperlihatkan ASTROS untuk memperluas fungsi kolaborasi, bukan sekadar fitur yang berdiri sendiri. Teknologi wireless berperan menghubungkan perangkat dan mengalirkan konten, sementara aplikasi AI dapat digunakan dalam skenario yang membutuhkan pemrosesan atau pemanfaatan informasi secara lebih cerdas.
AS-301 untuk Kolaborasi Multi-Perangkat
AS-301 dirancang untuk ruang meeting berukuran menengah hingga besar. Perangkat ini mendukung presentasi dan konferensi secara nirkabel, termasuk penggunaan beberapa kamera.
Salah satu kemampuannya adalah menampilkan hingga empat sumber konten secara bersamaan. Perangkat tersebut juga dapat digunakan untuk menampilkan dua layar sekaligus, sehingga materi dari beberapa sumber dapat ditampilkan secara lebih fleksibel.
Fitur Remote View memungkinkan hingga 41 perangkat yang terhubung melihat tampilan yang sedang dibagikan. Sementara itu, Wireless Broadcast memungkinkan satu konten ditampilkan ke banyak layar secara bersamaan.
Kemampuan tersebut membuat sistem tidak hanya relevan untuk ruang meeting perusahaan. Konsep yang sama dapat digunakan dalam lingkungan pendidikan, pelatihan, maupun instansi pemerintah yang membutuhkan distribusi materi kepada banyak pengguna.
Dalam demonstrasi di Jakarta, Budi memperlihatkan bagaimana pengguna dapat melakukan presentasi dari laptop tanpa menghubungkan kabel secara langsung ke layar. Tampilan laptop kemudian ditransmisikan ke layar besar sehingga dapat dilihat bersama oleh peserta.
Salah satu persoalan pada teknologi presentasi nirkabel adalah latency, yakni jeda antara perubahan tampilan pada perangkat sumber dan kemunculannya di layar tujuan. ASTROS mengklaim teknologinya dirancang agar proses berbagi konten dapat berlangsung cepat dan lancar.
AI Memperluas Skenario Kolaborasi
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!