Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Terkoreksi, Fluktuasi Komoditas Bayangi Kinerja Emiten

📅 Senin, 14 Sep 2026, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Terkoreksi, Fluktuasi Komoditas Bayangi Kinerja Emiten Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A
Ket. Ilustrasi-Pengunjung melihat layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencerminkan tekanan sentimen global yang diperkuat oleh pergerakan harga komoditas yang masih berfluktuasi.

Kondisi ini meningkatkan kehati-hatian investor terhadap prospek kinerja emiten berbasis komoditas, sekaligus mendorong aksi jual yang menekan indeks di tengah ketidakpastian ekonomi global.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (14/9) sore, berbalik arah mulai menguat, seiring pelaku pasar merespon positif pelantikan Menteri Keuangan Suahasil Nazara yang dinilai sebagai figur yang dekat dengan pengelolaan fiskal.

Sempat turun 2,5 persen, IHSG berbalik menguat dan ditutup melemah tipis 0,10 persen atau 6,69 poin ke posisi 6.534,69. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,31 poin atau 1,43 persen ke posisi 659,03.

"Pasar tampaknya merespons cukup positif karena Suahasil Nazara merupakan figur yang sudah sangat familiar dengan pengelolaan fiskal dan struktur Kementerian Keuangan, sehingga ada ekspektasi continuity kebijakan tetap terjaga,” ujar Pengamat Pasar Modal Elandry Pratama saat dihubungi di Jakarta.

Elandry mengatakan risk appetite (selera risiko) investor membaik cukup signifikan, tercermin dari menguatnya IHSG dari sebelumnya sempat melemah signifikan sebesar 2,5 persen menjadi hanya melemah tipis 0,10 persen pada penutupan Senin.

Namun demikian, dia mengingatkan pelaku pasar tetap perlu hati-hati mengaitkan kenaikan IHSG sepenuhnya dengan reshuffle, karena market sentiment pada perdagangan hari ini juga dipengaruhi oleh faktor global dan pergerakan harga komoditas.

Pelaku pasar ke depan, kata dia, akan mencermati arah kebijakan Suahasil, terutama terkait disiplin fiskal, defisit APBN, pengelolaan utang serta koordinasi kebijakan fiskal dan moneter.

"Ke depan, pasar akan lebih melihat bagaimana arah kebijakan fiskal pemerintahan setelah pergantian ini dan apakah mampu menjaga confidence investor,” ujar Elandry.

Pada hari ini, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dalam seremoni di Istana Negara, Jakarta,

Suahasil dilantik sebagai Menkeu yang baru sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024–2029 yang ditetapkan pada 14 September 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto.

Suahasil menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 25 Oktober 2019 atau jaman Presiden Joko Widodo dalam Kabinet Indonesia Maju.

Kariernya sebagai Wakil Menteri Keuangan kemudian berlanjut pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pada 21 Oktober 2024, Suahasil kembali dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan untuk Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.