Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Perlu Jauh Berobat, RSUD La Palaloi Maros Segera Operasikan Cath Lab Bantuan Kemenkes

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 03:48 WIB | Oleh:
Tak Perlu Jauh Berobat, RSUD La Palaloi Maros Segera Operasikan Cath Lab Bantuan Kemenkes Doc: Antara foto
Ket. Bupati Maros HAS Chaidir Syam di RSUD La Palalioi mengamati peralatan medis bantuan Kementerian Kesehatan RI untuk "Catheterization Laboratory" (Laboratorium Kateterisasi) pasien jantung.

MAROS - RSUD La Palaloi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan siap mengoperasikan "Catheterization Laboratory" (Laboratorium Kateterisasi) untuk pasien jantung setelah Pemkab Maros menerima bantuan alat medis mutakhir dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

"Paket bantuan yang bernilai kurang lebih Rp30 miliar ini diproyeksikan menjadi solusi krusial dalam mendiagnosis hingga mengatasi berbagai masalah pembuluh darah dan penyakit jantung di wilayah tersebut," kata Bupati Maros, HA. Chaidir Syam di Maros, Senin.

Bupati Maros menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat atas perhatian dan bantuan medis yang harganya sangat mahal.

“Kami atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Maros mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden RI dan Menteri Kesehatan RI atas perhatian dan bantuan luar biasa ini,” ujarnya.

Bupati menegaskan kehadiran alat bernilai puluhan miliar ini bukan hal yang instan, melainkan wujud nyata dari komitmen, sinergi, dan perjuangan panjang pemerintah daerah hingga ke tingkat pusat demi memaksimalkan serta mendekatkan pelayanan kesehatan berkualitas langsung ke tengah masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD La Palaloi, dr Sri Syamsinar Rachmah mengatakan meskipun unit alat medis sudah di lokasi, namun fasilitas ini belum bisa langsung digunakan seketika. Pasalnya, laboratorium ini baru akan beroperasi secara penuh diperkirakan akhir tahun ini.

“Untuk pengoperasian alat sekompleks Cath Lab, kita sementara pengurusan ijin pengoperasian dan membutuhkan tenaga dokter dan tim medis yang benar-benar terlatih. Oleh karena itu, tim medis kami harus mengikuti pelatihan khusus terlebih dahulu selama kurang lebih tiga bulan,” jelasnya.

Kehadiran Cath Lab ini dipastikan akan memangkas birokrasi rujukan dan menghemat waktu penanganan pasien darurat (golden period).

Selama ini, pasien yang mengalami penyakit jantung dan membutuhkan tindakan intervensi, seperti pemasangan cincin atau balon jantung harus dirujuk ke rumah sakit yang ada di Kota Makassar karena keterbatasan alat.

Dengan adanya fasilitas baru ini, warga Kabupaten Maros yang membutuhkan penanganan jantung kini bisa langsung dilayani di daerah sendiri, tepatnya di RSUD La Palaloi.

Demi kelancaran pelayanan kesehatan ini, para dokter diberikan pelatihan fellowship selama satu tahun di Tiongkok. Sementara itu, tenaga keperawatan saat ini sedang menjalani pelatihan selama tiga bulan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.