Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Siapkan Mitigasi untuk Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

📅 Senin, 07 Sep 2026, 11:20 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Siapkan Mitigasi untuk Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai menyiapkan langkah mitigasi menyusul sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang telah memasuki wilayah Bandung.

Kondisi tersebut turut berdampak terhadap penutupam sementara Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengaku tengah menyusun langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik apabila sebarannya terus memasuki wilayah Kota Bandung.

Menurut Wali Kota Farhan, Pemkot Bandung akan berkoordinasi dengan sejumlah instansi yang berkaitan langsung dengan dampak aktivitas abu vulkanik, yakni Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), AirNav Indonesia, serta PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

"Kalau itu nanti kami sedang menyusun sebuah mitigasi apabila memang abu vulkaniknya sampai ke Bandung. Kami akan koordinasi yang pertama tentunya dengan BMKG, kedua dengan BPBD, ketiga dengan AirNav, dan keempat dengan KCIC," ujar Wali Kota Farhan, Minggu (6/9).

Ia menjelaskan, sebaran abu vulkanik berpotensi memengaruhi berbagai aktivitas dan layanan transportasi. Karena itu, pemerintah perlu memastikan informasi mengenai perkembangan kondisi tersebut diterima masyarakat secara cepat dan akurat.

Wali Kota Farhan juga menyoroti aktivitas anak-anak sekolah yang menggunakan sepeda motor. Menurut dia, apabila kondisi udara terdampak abu vulkanik, penggunaan kendaraan roda dua perlu menjadi perhatian karena dapat meningkatkan paparan terhadap abu.

"Termasuk juga penyampaian informasi kepada anak-anak, khususnya yang bersekolah yang juga pakai kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor. Itu berbahaya sebenarnya," kata dia.

Wali Kota Farhan mengatakan Pemkot Bandung masih menunggu masukan dari instansi terkait sebelum mengeluarkan imbauan lebih lanjut kepada masyarakat, termasuk mengenai penggunaan masker.

Selain menghadapi potensi dampak abu vulkanik, Pemkot Bandung juga terus mendorong penguatan mitigasi terhadap ancaman bencana lain, termasuk gempa bumi.

Sementara itu, Corporate Secretary Group Head PT Angkasa Pura Indonesia, Arie Ahsanurrohim, mengatakan operasional penerbangan di Bandara Husein Sastranegara dihentikan sementara pada Minggu.

"BDO menghentikan aktivitas penerbangan dari pukul 12.07-16.00 WIB," kata Arie.

Penghentian tersebut dilakukan setelah hasil pemantauan menunjukkan sebaran abu vulkanik telah memasuki wilayah Bandung.

"Sudah terpapar volcanic ash (abu vulkanik)," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
SIM Keliling Jakarta pada S...
Olahraga
Portugal Kalahkan Norwegia ...
Megapolitan
Jakarta Cerah Berawan hingg...
Rona
Tips Siaga Bencana untuk Anak
Nasional
Cuaca Indonesia Hari Ini: B...
Advertisement
Mengejutkan, Yunani Cetak Sejarah dengan Permalukan Jerman 1-0

Mengejutkan, Yunani Cetak Sejarah dengan Permalukan Jerman 1-0

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.