Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Pasar di Paniai Tewaskan 11 Orang, Polisi Selidiki Penyebab

📅 Senin, 07 Sep 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Kebakaran Pasar di Paniai Tewaskan 11 Orang, Polisi Selidiki Penyebab Doc: ANTARA/HO-Humas Polda Papua Tengah
Ket. Petugas kepolisian melakukan evakuasi para korban tewas pada kebakaran di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Papua Tengah, Senin (7/9).

NABIRE -- Kepolisian menyelidiki kebakaran kawasan pasar di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Provinsi Papua Tengah yang menewaskan 11 orang, terdiri atas lima dewasa dan enam anak.

Kasubbid Penmas Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J Manurung di Nabire, Senin, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 00.25 WIT dan api dengan cepat membesar hingga merembet ke rumah kios yang berdempetan sehingga menghanguskan sekitar 40 bangunan.

“Kebakaran di kawasan pasar di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, mengakibatkan puluhan rumah terbakar dan 11 orang meninggal dunia,” kata dia.

Ia mengatakan seluruh korban dievakuasi ke RSUD Paniai untuk penanganan lebih lanjut.

Dari 11 korban tersebut, lima orang dewasa, yakni Na (70), Wa (36), Ha (30), RF (28), dan He (30), sedangkan enam lainnya anak-anak, yakni As (9), Ab (6), Ad (5), Ar (9), Ic (6), dan AY (2).

Kepolisian mengerahkan satu kendaraan taktis (rantis) penyemprot air untuk membantu memadamkan api. Kobaran api berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.30 WIT.

"Besarnya kobaran api dan kondisi bangunan yang saling berdempetan membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama," ujarnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, aparat melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah rumah kios yang terbakar dan menemukan 11 korban dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar.

Henry mengatakan penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Kepolisian masih mengumpulkan keterangan para saksi dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara.

“Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Megapolitan
Penutupan mesin pesawat di ...

Waduk Sumber kepuh di Nganjuk mengering

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Waduk Sumber kepuh di Nganj...

Ahli Vulkanologi ITS Bagikan Langkah Penanganan dan Mitigasi Erupsi

49 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ahli Vulkanologi ITS Bagika...

Kecelakaan pesawat latih di Blora

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Kecelakaan pesawat latih di...
Ekonomi
Wamendag kunjungi pelaku UM...
Advertisement
Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.