Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Erupsi Anak Krakatau Bikin Waspada! Menhub Ungkap Presiden Pantau Dampaknya ke Transportasi

5 Senin, 07 Sep 2026, 04:19 WIB | Oleh:
Erupsi Anak Krakatau Bikin Waspada! Menhub Ungkap Presiden Pantau Dampaknya ke Transportasi Erupsi Anak Krakatau Bikin Waspada! Menhub Ungkap Presiden Pantau Dampaknya ke Transportasi Doc: Antara foto
Ket. Petugas darat melakukan penutupan mesin pesawat yang terparkir dengan menggunakan bahan khusus di apron Terminal 1 C Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9).

JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan Presiden Prabowo Subianto terus memantau perkembangan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) terhadap sektor transportasi, khususnya operasional penerbangan di sejumlah wilayah terdampak.

Menurut Menhub, Presiden hampir setiap saat meminta pembaruan informasi mengenai kondisi penerbangan sebagai dasar pengambilan langkah cepat guna menjaga keselamatan dan kelancaran layanan transportasi udara.

"Beliau concern, beliau hampir setiap saat meminta supaya di-update bagaimana kondisi penerbangan kita," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Dudy mengatakan Presiden memberikan instruksi agar seluruh pihak mengantisipasi setiap perkembangan situasi, mengingat kondisi sebaran abu vulkanik dan cuaca dapat berubah secara dinamis sehingga memerlukan pemantauan berkelanjutan.

"Instruksi Presiden sudah jelas bahwa kita harus mengantisipasi segala sesuatunya," ujar Menhub.

Adapun Menhub memantau secara langsung perkembangan dampak erupsi GAK terhadap operasional penerbangan dari pusat pemantauan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Dudy mengatakan pemantauan dilakukan melalui sejumlah layar monitor yang menampilkan kondisi terkini penyebaran abu vulkanik serta dampaknya terhadap aktivitas penerbangan di berbagai bandara.

Ia menyatakan sebanyak 1.558 penerbangan terdampak akibat penutupan delapan bandara imbas abu vulkanik GAK demi menjaga keselamatan operasional penerbangan.

Adapun delapan bandar udara yang dimaksud adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Radin Inten II Lampung.

Selanjutnya Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Budiarto Curug Tangerang, Bandara Pondok Cabe Tangerang Selatan, Bandara Taufik Kiemas di Pesisir Barat Lampung, serta Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam Sumsel.

Dampak tersebut mencakup penerbangan keberangkatan maupun kedatangan setelah pemerintah memutuskan memperpanjang penutupan sementara delapan bandara hingga pukul 24.00 WIB.

Berdasarkan hasil pemantauan terbaru, pergerakan abu vulkanik GAK mengalami perubahan arah angin menuju timur dengan kecepatan lima knot pada ketinggian 15 ribu kaki.

Kondisi tersebut membuat Kementerian Perhubungan bersama BMKG, AirNav, pengelola bandara, dan pemangku kepentingan terkait terus melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan sebaran abu vulkanik.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi GAK.

Dalam keterangan di Jakarta, Minggu, Presiden meminta masyarakat untuk mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan serta tidak mendekati kawasan GAK.

Masyarakat juga diminta mematuhi aturan zona bahaya dan batas aman yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Advertisement
Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.