Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Timbang Balita, Pemkab Bangka Tengah Perkuat Peran Kader Posyandu

📅 Senin, 28 Sep 2026, 02:48 WIB | Oleh:
Bukan Sekadar Timbang Balita, Pemkab Bangka Tengah Perkuat Peran Kader Posyandu Doc: Antara foto
Ket. Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda (kiri) didampingi Camat Lubuk Besar Armansyah.

KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, memperkuat peran kader posyandu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan di setiap desa.

Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda di Koba, Minggu, mengatakan rendahnya partisipasi masyarakat mengakses layanan posyandu menjadi perhatian pemerintah yang perlu ditangani bersama.

“Partisipasi masyarakat datang ke posyandu itu masih rendah dan ini menjadi perhatian pemerintah dengan menggerakkan semua komponen, termasuk para kader untuk mengaktifkan posyandu,” ujarnya.

Menurut dia, pemerintah terus mendorong masyarakat memanfaatkan posyandu sebagai layanan kesehatan dasar sekaligus sarana deteksi dini kondisi kesehatan ibu dan anak.

Ia mengatakan keberadaan posyandu di setiap desa harus mampu memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak secara optimal kepada masyarakat.

“Kita dari pemerintah wajib hadir sebagai daya dorong sekaligus mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan posyandu sesuai dengan fungsinya,” katanya.

Efrianda mengatakan penguatan fungsi posyandu penting untuk mendukung terciptanya masyarakat sehat sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting secara berkelanjutan.

Menurut dia, posyandu berperan dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak melalui pemeriksaan kesehatan serta pemantauan kondisi balita secara berkala.

“Melalui posyandu akan memudahkan pemerintah dalam melakukan intervensi terhadap kasus stunting dan menyiapkan langkah penanganan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Karena itu, Efrianda menekankan optimalisasi peran kader dan peningkatan partisipasi masyarakat perlu dilakukan bersama agar fungsi posyandu berjalan efektif dan layanan kesehatan dasar semakin dimanfaatkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Banjir Rendam Bangkok

53 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Banjir Rendam Bangkok
Advertisement
India Utara Direndam Banjir Besar, 56 Orang Tewas

India Utara Direndam Banjir Besar, 56 Orang Tewas

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.