Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stan Kuliner Nusantara Taste di Wellington Food Show 2026 Menarik 8.000 Pengunjung

📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 23:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stan Kuliner Nusantara Taste di Wellington Food Show 2026 Menarik 8.000 Pengunjung Doc: Antara
Ket. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Wellington dan pelaku usaha diaspora Indonesia membuka stan kuliner Nusantara di Wellington Food Show 2026 yang digelar di Hnry Stadium, Wellington, pada 28-30 Agustus.

Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Wellington, Selandia Baru berkolaborasi dengan pelaku usaha diaspora Indonesia membuka stan kuliner “Nusantara Taste” di Wellington Food Show 2026 yang berhasil menarik sekitar 8.000 pengunjung.

Acara yang digelar di Hnry Stadium, Wellington, pada 28-30 Agustus lalu itu menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan ragam produk pangan Nusantara sekaligus membuka peluang pasar bagi produk Indonesia di Selandia Baru.

Menurut pernyataan resmi KBRI Wellington yang diterima di Jakarta pada Sabtu, stan tersebut menghadirkan beragam sajian kuliner siap makan khas Nusantara, seperti rendang dan ayam taliwang.

Terdapat pula berbagai produk unggulan Indonesia, mulai dari olahan cokelat berkualitas industri dan baking, makanan kemasan, hingga bumbu tradisional.

Para pengunjung, baik yang sudah tidak asing dengan masakan Indonesia maupun yang baru pertama kali mencoba, menunjukkan antusiasme terhadap keanekaragaman kuliner Indonesia, terutama produk cokelat dan sajian kuliner siap santap.

Selain itu, berbagai kudapan ringan dan produk kemasan khas Nusantara juga dinilai memiliki potensi sebagai alternatif pilihan produk pangan sehari-hari bagi konsumen di Selandia Baru.

Partisipasi KBRI Wellington dalam pameran tersebut menjadi langkah strategis untuk melakukan gastrodiplomasi sekaligus menghubungkan kegiatan usaha diaspora secara langsung dengan para calon pembeli potensial.

Menurut KBRI Wellington, pihaknya berkomitmen untuk terus memanfaatkan berbagai platform guna memperluas promosi produk Indonesia, memperkuat jaringan bisnis diaspora, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk Indonesia di Selandia Baru.

Data dari Kementerian Perdagangan menunjukkan total ekspor Indonesia ke Selandia Baru sepanjang 2025 mencapai 780,4 juta dolar AS.

Kakao dan olahan dari tepung masuk dalam 10 produk non-migas dengan pangsa ekspor terbesar ke Selandia baru pada tahun lalu, dengan nilai masing-masing 37,5 juta dolar AS dan 24,2 juta dolar AS.

Sementara itu, nilai ekspor Indonesia ke Selandia Baru pada Januari hingga Juli 2026 tercatat sebesar 413,8 juta dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Advertisement
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.