Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Jakarta Bangun Akses Keuangan Pedagang Pasar Lewat Program Kredit Massal

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 15:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bank Jakarta Bangun Akses Keuangan Pedagang Pasar Lewat Program Kredit Massal Doc: Bank Jakarta
Ket. Penandatanganan Akad Kredit Massal Bank Jakarta bagi pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.

JAKARTA - Bank Jakarta berupaya membangun akses keuangan yang semakin luas melalui program kredit massal terutama untuk pedagang Pasar Induk Kramat Jati sebagai pelaku usaha mikro agar dapat berkembang.

"Kami tidak ingin pedagang yang sibuk mencari bank. Bank Jakarta yang harus semakin dekat dan hadir di tengah-tengah pedagang," kata Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo di Jakarta, Selasa.

Agus menjelaskan untuk pedagang yang ingin mengakses permodalan, pihaknya menyiapkan program pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun Non-KUR.

Program KUR, kata Agus, tidak memerlukan jaminan dengan plafon pinjaman hingga Rp100 juta. Sementara untuk program Non-KUR, pedagang bisa menjadikan lapak dagangannya menjadi jaminan.

Pedagang yang mengakses program Non-KUR bisa mendapat plafon pinjaman hingga Rp500 juta dengan bunga sekitar 10 persen per tahun.

"Bagi Bank Jakarta, keberhasilan bukan diukur dari seberapa besar kredit yang disalurkan. Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika pembiayaan membuat usaha pedagang berkembang, omzet bertambah, lapangan kerja tercipta dan semakin banyak UMKM Jakarta naik kelas," ungkap Agus.

Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong perluasan akses pembiayaan formal bagi pedagang Pasar Induk Kramat Jati melalui kolaborasi Bank Jakarta dan Perumda Pasar Jaya.

Program tersebut diharapkan membantu pedagang menjaga keberlangsungan usaha, meningkatkan kapasitas, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...

Peluang ekspor bawang goreng khas Palu

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Peluang ekspor bawang goren...

Pelatihan seni kriya untuk siswa SLB

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Pelatihan seni kriya untuk ...
Ekonomi
Lewat Gelaran GATF 2026, Ke...
Advertisement
Dugaan Korupsi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unila dan Unsoed

Dugaan Korupsi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unila dan Unsoed

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.