Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AISMOLI Dorong Insentif Fiskal Infrastruktur Motor Listrik Utamakan Luar Jawa dan Daerah Tertinggal

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 17:56 WIB | Oleh:
AISMOLI Dorong Insentif Fiskal Infrastruktur Motor Listrik Utamakan Luar Jawa dan Daerah Tertinggal Doc: ANTARA/Fauzan
Ket. Pengemudi ojek daring mengganti baterai sepeda motor listriknya di Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) PLN, Gambir Jakarta, Jumat (8/5). Pemerintah menyiapkan insentif berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 40 persen hingga 100 persen untuk mobil listrik dan subsidi Rp5 juta per unit untuk motor.

JAKARTA - Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) mengusulkan insentif fiskal untuk mendorong investasi infrastruktur pengisian daya dan penukaran baterai sepeda motor listrik, terutama di luar Pulau Jawa dan di wilayah yang secara komersial belum layak.

“Selain pembangunan langsung, pemerintah juga dapat mempertimbangkan insentif fiskal bagi investasi charging dan infrastruktur swapping (tukar) baterai, terutama untuk wilayah yang secara komersial belum feasible (layak),” ujar PR & Event Executive AISMOLI Riniwaty Sinaga dihubungi dari Jakarta, Selasa (1/9).

Menurut Riniwaty, pendekatan serupa digunakan di Tiongkok untuk mempercepat pembangunan ekosistem sekaligus membuka pasar di wilayah yang infrastrukturnya masih tertinggal.

Ia mengatakan dukungan pemerintah diperlukan agar pembangunan infrastruktur tidak hanya terkonsentrasi di wilayah dengan jumlah pengguna yang sudah tinggi, tetapi juga dapat menjangkau daerah yang memiliki potensi pengembangan sepeda motor listrik.

Dengan demikian, pengembangan infrastruktur pengisian daya dan penukaran baterai di daerah diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan adopsi sepeda motor listrik.

Riniwaty mengatakan pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa saat ini masih mengikuti konsentrasi pengguna sepeda motor listrik yang sebagian besar berada di Jawa, terutama wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

“Dari perspektif bisnis, investasi infrastruktur biasanya mengikuti populasi pengguna agar tingkat utilisasi dan keekonomiannya tercapai. Namun, infrastruktur yang tersedia lebih dahulu juga dapat meningkatkan kepercayaan diri calon pengguna,” kata Riniwaty.

Menurut dia, pemerintah bersama PT PLN (Persero) dapat berperan sebagai penggerak pasar di wilayah yang permintaannya belum terbentuk, terutama di luar Jawa dan daerah yang memiliki surplus pasokan listrik.

Kehadiran infrastruktur lebih awal dinilai dapat meningkatkan kepercayaan calon pengguna untuk beralih ke sepeda motor listrik. Karena itu, pembangunan infrastruktur tidak hanya perlu mengikuti permintaan yang sudah terbentuk, tetapi juga dapat digunakan untuk mendorong terbentuknya pasar baru.

Hingga Maret 2026, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat sebanyak 4.892 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah beroperasi di 3.163 titik.

Sementara itu, Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) juga terus berkembang untuk mendukung ekosistem motor listrik nasional.

Sebanyak 1.907 SPBKLU telah tersebar di Indonesia hingga Maret, 1.480 unit di antaranya berada di Jawa, 238 unit di Sumatera, 120 unit di Bali, 48 unit di Sulawesi, 20 unit di Kalimantan, dan 1 unit di Nusa Tenggara. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.