Fantastis! Produksi Ubi Kayu dan Ubi Jalar di Lebak Tembus 992 Ton hingga Juli 2026
📅 Minggu, 30 Agu 2026, 02:16 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoLEBAK - Kabupaten Lebak, Banten, mampu memproduksi tanaman komoditas pertanian ubi kayu dan ubi jalar sebanyak 992 ton dari lahan seluas 305 hektare (ha) selama periode Januari-Juli 2026.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar di Lebak, Sabtu, mengatakan saat ini produksi tanaman ubi jalar dan ubi kayu menjadi andalan ekonomi petani dan menggulirkan perputaran uang hingga miliaran rupiah per tahun.
Pemerintah daerah, lanjutnya, mendorong petani agar terus meningkatkan produksi guna mendukung program swasembada pangan, mengingat tanaman ubi jalar dan ubi kayu merupakan makanan alternatif pengganti beras, dan juga menjadi bahan baku dari sentra kuliner makanan camilan.
Bahkan, ia mengatakan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berbahan baku ubi dapat tumbuh dan berkembang.
"Kami meyakini kehidupan ekonomi petani relatif sejahtera, terlebih harga ubi rata-rata Rp5.000 per kilogram," katanya menjelaskan.
Rusman (55), seorang petani di Blok Cileuweung Rangkasbitung di Lebak mengatakan dirinya mempersiapkan tanaman palawija jenis komoditas ubi jalar dan ubi kayu karena menjadi pendapatan ekonomi.
Sedangkan penanaman jagung di wilayahnya itu, ia mengatakan memanfaatkan lahan perusahaan developer yang belum digarap untuk pembangunan perumahan.
"Kami mengembangkan pertanian ubi itu seluas dua hektare dan bisa menghasilkan pendapatan Rp40 juta per musim panen," katanya menjelaskan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!