Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demo 27 Agustus Bikin Geger, Menhub Ungkap Kondisi Fasilitas Transportasi

📅 Sabtu, 29 Agu 2026, 13:49 WIB | Oleh:
Demo 27 Agustus Bikin Geger, Menhub Ungkap Kondisi Fasilitas Transportasi Doc: Antara foto
Ket. Menhub Dudy Purwagandhi ditemui usai menghadiri peringatan Maulid Nabi bersama Mitra Driver Gojek sekaligus pelepasan 70 Mitra Driver Legend Gojek secara simbolis di Jakarta, Jumat (28/8) malam.

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan tidak terdapat laporan kerusakan pada fasilitas transportasi umum akibat demonstrasi yang berlangsung pada Kamis (27/8) di depan Gedung DPR/MPR RI Jakarta.

Menhub mengatakan gangguan yang terjadi hanya berupa hambatan perjalanan di Stasiun Palmerah, namun hingga kini belum ditemukan kerusakan terhadap sarana maupun prasarana transportasi publik.

"Sejauh ini nggak ada ya (fasilitas transportasi umum yang rusak). Mungkin yang kemarin (karena) terhalang di Stasiun Palmerah ya, tapi belum ada laporan mengenai kerusakan di fasilitas transportasi umum," kata Menhub ditemui usai menghadiri peringatan Maulid Nabi bersama Mitra Driver Gojek sekaligus pelepasan 70 Mitra Driver Legend Gojek secara simbolis di Jakarta, Jumat (28/8) malam.

Menurut Dudy, pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap kondisi layanan transportasi agar masyarakat tetap dapat menggunakan berbagai moda angkutan umum dengan aman dan nyaman.

"Tapi sampai sejauh ini ya, mudah-mudahan tidak ada (kerusakan fasilitas transportasi umum)," ujarnya.

Ia menjelaskan sejumlah pengalihan rute transportasi dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama berlangsungnya penyampaian aspirasi di sekitar Gedung DPR.

Menhub menilai pengaturan lalu lintas dan transportasi perlu dilakukan agar masyarakat yang menyampaikan pendapat tetap mendapatkan ruang, sementara pengguna transportasi umum tidak terlalu terganggu.

Pemerintah, kata Dudy, berupaya mengatur situasi secara seimbang sehingga kepentingan penyampaian aspirasi dan kebutuhan masyarakat dalam menggunakan fasilitas transportasi dapat berjalan bersama.

"Jadi, kita atur sedemikian rupa supaya masing-masing terjaga kepentingannya," tutur Dudy.

Menhub berharap aspirasi yang telah disampaikan dalam aksi tersebut dapat diterima dengan baik setelah pimpinan DPR memberikan ruang untuk mendengarkan berbagai tuntutan masyarakat.

Menhub mengimbau masyarakat tetap menjaga ketertiban dan menggunakan fasilitas umum secara bijak agar pelayanan transportasi dapat terus berlangsung aman bagi seluruh pengguna.

Ia juga berharap seluruh rangkaian penyampaian pendapat dapat segera selesai sehingga aktivitas masyarakat, termasuk layanan transportasi umum, kembali berjalan normal seperti sebelumnya.

"Saya rasa kemarin kan lihat kan? Sudah diterima oleh pimpinan DPR. Kita berharap ini sudah selesai dan kita kembali beraktivitas seperti biasa," kata Menhub.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Pangan Tak Boleh Jalan di Tempat, Riset IPB Buka Peluang Besar
    Pertumbuhan industri mamin 6,51% ini merupakan sinyal positif ...
  • BeFa Bangun Kawasan Industri AI-Ready Pertama di Indonesa
    Artikel ini memberikan wawasan edukatif yang sangat mencerahkan ...
  • Menperin: Industri Hijau Bukan Beban, Tapi Investasi Jangka Panjang untuk Tembus Pasar Global
    Artikel dari Koran Jakarta ini sangat informatif dan ...
  • Tak Lagi Jadi Penonton, IKM Komponen Dibawa Masuk Rantai Industri Besar
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM logam ke dalam rantai ...
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.