Undian Liga Champions 2026-27: Skenario Terbaik dan Terburuk Arsenal, Manchester United, serta Manchester City
📅 Kamis, 27 Agu 2026, 20:06 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraLONDON — Liga Champions 2026-27 memasuki musim ketiga dengan format 36 tim pada fase liga. Sistem baru UEFA kembali meninggalkan pola tradisional fase grup dan menggantinya dengan mekanisme Swiss, yang membuat setiap klub menghadapi delapan lawan berbeda dari empat pot unggulan.
Bagi Arsenal, Manchester United, dan Manchester City, undian fase liga yang digelar Kamis (27/8) malam WIB menjadi bagian penting dalam menentukan perjalanan mereka di kompetisi elite Eropa.
Setiap tim akan memainkan delapan pertandingan menghadapi delapan klub berbeda. Aturan perlindungan negara mencegah pertemuan dini dengan klub dari asosiasi yang sama, tetapi kedalaman peserta membuat tidak ada jaminan mendapatkan jadwal yang mudah.
Selain kekuatan lawan, faktor perjalanan, atmosfer stadion, kecocokan taktik, serta pengalaman di kompetisi Eropa turut menentukan apakah sebuah hasil undian bisa disebut menguntungkan atau justru menjadi mimpi buruk.
Berikut skenario terbaik dan terburuk bagi tiga klub Inggris tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Arsenal: Menghindari PSG, Memburu Laga yang Menguntungkan
Arsenal berada di Pot 1, sehingga tidak akan bertemu sesama klub Inggris seperti Manchester City, Liverpool, dan Aston Villa pada fase liga.
Mikel Arteta dan tim asuhannya tentu berharap terhindar dari Paris Saint-Germain. Juara Prancis tersebut baru saja memberikan luka mendalam setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti pada final Liga Champions 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebaliknya, Atletico Madrid, Real Madrid, atau Inter Milan bisa menjadi lawan yang lebih menarik bagi Arsenal. The Gunners memiliki modal kepercayaan diri setelah beberapa hasil positif melawan klub-klub besar Eropa tersebut.
Dari Pot 2, Sporting Lisbon menjadi salah satu lawan yang ingin dihindari setelah klub Portugal itu disingkirkan Arsenal pada perempat final musim lalu.
Pot 3 menghadirkan opsi yang lebih bersahabat. Shakhtar Donetsk menjadi salah satu lawan ideal karena klub Ukraina tersebut akan memainkan pertandingan kandangnya di Stamford Bridge musim ini. Artinya, Arsenal dapat menghindari perjalanan panjang dan kelelahan akibat penerbangan.
Di Pot 4, Como menawarkan cerita menarik. Klub Serie A tersebut dilatih mantan kapten Arsenal, Cesc Fabregas. Secara taktik, Como mengandalkan permainan cair tetapi juga menerapkan garis pertahanan tinggi yang bisa dieksploitasi Arsenal.
Sebaliknya, perjalanan sekitar 5.600 mil ke Azerbaijan untuk menghadapi Sabah akan menjadi salah satu skenario terburuk karena berpotensi mengganggu persiapan Arsenal di kompetisi domestik.
Skenario terbaik Arsenal:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!