Perkuat Integrasi Transportasi Publik Jabodetabek, Ditjen Intram dan JICA Jalin Kerjasama
📅 Kamis, 27 Agu 2026, 12:00 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas“Transportasi tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki peran penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dan mengatasi kemacetan di Jakarta serta wilayah sekitarnya,” ujar Takeda.
Menurut Takeda, peningkatan kualitas transportasi publik dapat mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Peralihan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk mengurangi kemacetan dan emisi gas rumah kaca.
“Sistem transportasi publik yang lebih baik akan mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Pada akhirnya, hal ini dapat membantu mengurangi kemacetan sekaligus menekan emisi gas rumah kaca,” tambah Takeda.
Takeda juga menyampaikan komitmen JICA untuk terus mendukung Pemerintah Indonesia dalam mengembangkan sistem transportasi publik yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan di kawasan Jabodetabek.
Sebaiknya Anda baca juga:
Risal menyampaikan apresiasi kepada JICA atas dukungan dan kemitraan yang terus terjalin dalam pengembangan transportasi perkotaan di Indonesia.
“Kami percaya kolaborasi ini akan memperkuat integrasi antarmoda dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem mobilitas perkotaan Jabodetabek yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkas Risal.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Perhubungan pemerintah daerah se-Jabodetabek. Keterlibatan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam pelaksanaan proyek, mengingat integrasi transportasi publik di kawasan metropolitan membutuhkan koordinasi dan sinergi lintas wilayah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!