Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Pantauan Satelit, BMKG Deteksi 1.079 Titik Panas di Kalimantan Selatan pada Kamis

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 12:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lewat Pantauan Satelit, BMKG Deteksi 1.079 Titik Panas di Kalimantan Selatan pada Kamis Doc: ANTARA
Ket. Satgas Darat memadamkan sisa bara api di lahan gambut di tengah kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (24/8/2026).

BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 1.079 titik panas (hotspot) di Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Kamis (27/8), melalui pemantauan satelit pukul 07.00 WITA, seluruh wilayah berada dalam kondisi sangat mudah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarbaru BMKG Kalsel Adhitya Prakoso di Banjarbaru, Kamis (27/8), mengatakan dari total 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, hanya Kota Banjarmasin yang tidak terdeteksi titik panas.

“Sebaran titik panas terbanyak berada di Kabupaten Banjar sebanyak 242 titik, disusul Hulu Sungai Selatan 207 titik, dan Tapin 187 titik,” ucapnya.

Titik panas lainnya tersebar di sembilan kabupaten/kota dengan jumlah yang lebih rendah, yakni Kabupaten Tanah Laut tercatat 99 titik, Hulu Sungai Utara 95 titik, Kota Banjarbaru 68 titik, Barito Kuala 46 titik, Tanah Bumbu 39 titik, Hulu Sungai Tengah 27 titik, Kotabaru 25 titik.

Sementara itu, Kabupaten Balangan mencatat 23 titik, Kabupaten Tabalong 21 titik, sehingga total 1.079 titik panas hasil pemantauan BMKG tersebut tersebar di 12 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.

Berdasarkan klasifikasi tingkat kepercayaan, Adhitya menyebut sebanyak 919 titik atau 85,17 persen berada pada kategori sedang, 100 titik atau 9,27 persen berkategori rendah, sedangkan 60 titik atau 5,56 persen berkategori tinggi.

Titik panas dengan tingkat kepercayaan rendah tersebar di 10 kabupaten/kota, yakni Tapin 24 titik, Banjar 19 titik, Hulu Sungai Selatan 18 titik, Barito Kuala 12 titik, Hulu Sungai Utara delapan titik, Tanah Laut delapan titik, Banjarbaru tujuh titik, Hulu Sungai Tengah dua titik, serta Tabalong dan Tanah Bumbu masing-masing satu titik.

Adapun 919 titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang tersebar di 12 kabupaten/kota, meliputi Banjar 201 titik, Hulu Sungai Selatan 178 titik, Tapin 156 titik, Tanah Laut 86 titik, Hulu Sungai Utara 81 titik, Banjarbaru 57 titik, Tanah Bumbu 37 titik dan Barito Kuala 34 titik.

Selanjutnya, Kotabaru mencatat 25 titik, Balangan 23 titik, Hulu Sungai Tengah 22 titik dan Tabalong 19 titik dalam kategori tingkat kepercayaan sedang.

Sementara 60 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi tersebar di sembilan kabupaten/kota, yakni Banjar 22 titik, Hulu Sungai Selatan 11 titik, Tapin tujuh titik, Hulu Sungai Utara enam titik, Tanah Laut lima titik, Banjarbaru empat titik, Hulu Sungai Tengah tiga titik, serta Tabalong dan Tanah Bumbu masing-masing satu titik.

Selain sebaran titik panas, BMKG mengeluarkan Sistem Peringatan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) yang menunjukkan seluruh wilayah Kalimantan Selatan berada pada zona merah atau sangat mudah terbakar, sehingga kondisi tersebut perlu mendapat perhatian dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

“Kondisi vegetasi, lahan gambut dan permukaan tanah yang sangat kering menyebabkan potensi penyebaran api berlangsung cepat, sehingga diperlukan kewaspadaan serta patroli pencegahan secara ekstra oleh Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran,” demikian Adhitya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Cara Unik Banten Mengembangkan Sikap Nasionalisme

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Cara Unik Banten Mengembang...
Nasional
Puluhan Jam di Meja Operasi...
Megapolitan
Baznas Bekasi Kucurkan Rp1 ...
Daerah
Cegah Antrean Panjang, Poli...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.