Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Darurat Listrik di NTT Usai Gempa, Kementerian ESDM Salurkan 48 Genset untuk Fasilitas Kesehatan

3 Kamis, 27 Agu 2026, 08:29 WIB | Oleh:
Darurat Listrik di NTT Usai Gempa, Kementerian ESDM Salurkan 48 Genset untuk Fasilitas Kesehatan Darurat Listrik di NTT Usai Gempa, Kementerian ESDM Salurkan 48 Genset untuk Fasilitas Kesehatan Doc: Antara foto/HO-Humas Kementerian ESDM
Ket. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tiga dari kanan) mendampingi Presiden Prabowo Subianto (dua dari kiri) menemui warga terdampak bencana gempa di Lapangan Berdikari, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu (26/8).

JAKARTA - Kementerian ESDM mengirimkan 48 genset untuk fasilitas kesehatan dalam rangka mempercepat proses pemulihan pascabencana gempa bumi di NTT.

"Kementerian ESDM akan kirim 48 genset untuk tenda-tenda puskesmas untuk pengobatan, mereka tidak ada genset," jelas Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat melaporkan kesiapan dukungan energi untuk penanganan pascabencana kepada Presiden Prabowo Subianto, yang menemui warga terdampak bencana di Lapangan Berdikari, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026).

Pada kesempatan tersebut, dikutip dari rilis Kementerian ESDM di Jakarta, Kamis, Presiden Prabowo menyampaikan duka cita kepada warga yang kehilangan anggota keluarganya dan menjelaskan langkah-langkah pemerintah selama masa tanggap darurat.

"Saat ini, pemerintah terus memantau kondisi di lapangan, mengirimkan bantuan, serta menyiapkan berbagai kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat," terangnya.

Sementara itu, salah seorang warga terdampak bencana, Kristian Mauko (46), mengatakan dirinya sudah sepekan berada di pengungsian setelah rumahnya di Desa Marapokot rusak akibat gempa.

Kristian, ayah empat anak yang sehari-hari bekerja sebagai buruh lepasan, melaut, dan tukang, mengatakan warga di sekitar tempat tinggalnya juga mengungsi.

"Sudah seminggu kami di sini, rumah kami hancur, semua tetangga mengungsi juga ke sini," terangnya.

Maria Jomuku (58), seorang janda dengan lima anak yang bekerja sebagai petani, mengatakan rumahnya di Tonggu Rambang, Dusun Bandara, mengalami retak akibat gempa.

Meski tidak mengalami kerusakan berat, Maria memilih mengungsi karena khawatir terhadap gempa susulan.

"Kami mengungsi karena banyak gempa susulan, takut rumah rubuh, takut ada tsunami," ungkapnya.

Di tengah kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan tempat tinggal yang aman dan layanan dasar tersebut, Kementerian ESDM terus menyalurkan bantuan dan dukungan penanganan bencana.

Salah satu kebutuhan yang ditangani adalah pasokan listrik bagi fasilitas kesehatan di lokasi terdampak.

Sebanyak 48 genset tersebut akan disalurkan ke tujuh kabupaten terdampak.

Kementerian ESDM bersama pelaku usaha sektor ESDM juga telah mendirikan sekitar 30 posko tanggap darurat untuk mendukung penanganan masyarakat.

Dukungan diarahkan agar layanan dasar, terutama fasilitas kesehatan, tetap dapat berjalan dalam kondisi pascabencana.

Sebelumnya, melalui program ESDM Siaga Bencana telah berjalan sejak 16 Agustus 2026, Kementerian ESDM telah mengerahkan personel dan bantuan kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak NTT.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Dirjen KSDAE: Seekor Anak B...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.