Dinkes Serang Integrasikan Tiga Layanan Maksimalkan Program BIAS
📅 Rabu, 26 Agu 2026, 22:40 WIB | Oleh: SujarSerang -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, Banten, mengintegrasikan tiga layanan kesehatan sekaligus dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada Agustus 2026 guna memaksimalkan perlindungan kesehatan secara menyeluruh bagi para peserta didik.
Kepala Dinkes Kabupaten Serang Efrizal, di Serang, Rabu, mengatakan bahwa program BIAS yang menyasar lebih dari 300 ribu siswa mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK ini menggabungkan layanan imunisasi, cek kesehatan dan gizi, serta skrining tuberkulosis (TBC).
"Tiga kegiatan ini digabungkan pelaksanaannya agar lebih efisien dan anak-anak mendapatkan perlindungan kesehatan secara menyeluruh," kata Efrizal.
Ia menjelaskan, fokus utama layanan ini adalah memberikan imunisasi campak-rubella dan Human Papillomavirus (HPV). Sementara itu, cek kesehatan dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap masalah kesehatan maupun status gizi siswa.
Adapun skrining TBC ditambahkan sebagai langkah preventif yang krusial guna mencegah penularan secara lebih luas di lingkungan sekolah, mengingat angka kasus TBC di Indonesia masih relatif tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Efrizal memastikan bahwa pelaksanaan program terpadu ini disesuaikan dengan jadwal di masing-masing sekolah agar dapat berjalan dengan tertib.
Meski sangat penting, Dinkes menerapkan prosedur kehati-hatian dalam pemberian layanan. Anak yang sedang mengalami demam di atas 38,5 derajat Celsius, menderita sakit berat, atau memiliki riwayat alergi berat, disarankan untuk menunda imunisasi dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan petugas kesehatan di lokasi.
Dinkes Kabupaten Serang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif agar program perlindungan ini berjalan optimal.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami mengimbau pihak sekolah dan para orang tua untuk tetap mendukung program ini demi menjaga kesehatan anak, yang pasti juga akan berdampak pada peningkatan prestasi mereka di sekolah," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!