Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!
📅 Minggu, 23 Agu 2026, 14:49 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoPerusahaan tersebut mengkhususkan diri dalam menyediakan solusi pengisian daya untuk mobil listrik dan kendaraan roda dua. Perusahaan itu telah memasang stasiun terintegrasi tenaga surya, penyimpanan energi, dan pengisian daya di Jakarta Barat, serta menjalin kerja sama dengan sejumlah produsen kendaraan roda dua lokal Indonesia.
Perusahaan tersebut berencana membangun sekitar 500 stasiun pengisian daya terintegrasi serupa di Indonesia mulai Oktober tahun ini untuk melayani puluhan ribu sepeda motor listrik. Teknologi pengisian daya cepat yang dimilikinya menjawab salah satu kendala utama konsumen.
Sementara sepeda motor listrik konvensional membutuhkan waktu lima hingga enam jam untuk mengisi daya hingga penuh, solusi perusahaan tersebut dapat mengisi daya hingga penuh dalam waktu setengah jam dengan jarak tempuh mencapai 150 kilometer.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (1)
26 Aug 2026, 10:19 WIB.
Artikel yang sangat informatif mengenai potensi elektrifikasi kendaraan; langkah strategis Guangdong dalam membidik konversi 140 juta motor konvensional di Indonesia ini tidak hanya akan mempercepat transisi energi hijau nasional secara signifikan, tetapi juga berpotensi sangat besar untuk memperkuat ekosistem rantai pasok manufaktur lokal kita di masa depan.
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!