Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Bisa Manfaatkan Gerakan Penggunaan Produk Dalam Negeri

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 07:07 WIB | Oleh:
UMKM Bisa Manfaatkan Gerakan Penggunaan Produk Dalam Negeri Doc: ist
Ket. mesti memperluas pasar

TANGERANG – Para pelaku UMKM dapat memanfaatkan gerakan menggunakan produk dalam negeri untuk memperluas pemasaran. “Pemkot Tangerang selalu komit mengembangkan UMKM dengan mendorong penggunaan produk dalam negeri. Ini menjadi peluang pasar yang luas bagi mereka,” tutur Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang, Suli Rosadi, Kamis.

Pemerintah akan terus menggaungkan penggunaan produk dalam negeri. Ini jelas peluang pasar bagi pelaku UMKM. Maka, UMKM juga harus terus meningkatkan kualitas dan inovasi produknya sehingga mampu bersaing dengan barang impor. Suli menjelaskan, ketika warga memilih produk dalam negeri, secara tidak langsung ikut memberikan ruang bagi UMKM berkembang dan memperkuat ekonomi daerah.

Maka, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan daya saing pelaku usaha local, Pemkot Tangerang melibatkan 100 pelaku usaha UMKM dan konsumen dari 13 wilayah kecamatan untuk mendapatkan masukan. Hal tersebut bertujuan meningkatkan rasa cinta masyarakat terhadap produk buatan Indonesia. Juga mendorong penggunaan barang dalam negeri dan mendukung pertumbuhan UMKM lokal.

“Ketika masyarakat memilih produk dalam negeri, secara tidak langsung kita ikut memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang dan memperkuat ekonomi daerah,” ujar Suli. Dia menjelaskan, sosialisasi juga diarahkan untuk mendorong peserta agar berkontribusi langsung dalam memajukan UMKM Kota Tangerang.

Peserta diharapkan menjadi konsumen yang cerdas sekaligus agen perubahan yang dapat ikut mengkampanyekan penggunaan produk lokal di lingkungan masing-masing. "Ini juga menjadi motivasi kepada pelaku usaha agar mampu menangkap peluang pasar, termasuk peluang dari belanja pemerintah. Keterlibatan pelaku usaha dari seluruh kecamatan diharapkan dapat memperluas pemahaman sekaligus memperkuat gerakan penggunaan produk lokal,” katanya.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menambahkan berbagai komitmen dalam memperkuat sektor UMKM di antaranya pelatihan, pendampingan usaha, fasilitasi legalitas, digitalisasi pemasaran, hingga kemudahan akses sertifikasi. Menurutnya, penguatan UMKM menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah karena sektor tersebut mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

"Kami ingin UMKM Kota Tangerang terus berkembang dan naik kelas. Kami akan terus menghadirkan berbagai kemudahan agar para pelaku usaha memiliki kemampuan untuk bersaing, baik dari sisi kualitas produk, legalitas usaha, maupun akses pasar," katanya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Fahd Arafiq Kena OTT, KPK U...
Megapolitan
3 Wilayah di Tangerang Keke...
Advertisement
Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.