Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Banjir Rob, Sudin SDA Jakut Bangun Tanggul Sepanjang 80 Meter di Mandala Bahari

28 Selasa, 06 Okt 2026, 09:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Banjir Rob, Sudin SDA Jakut Bangun Tanggul Sepanjang 80 Meter di Mandala Bahari Antisipasi Banjir Rob, Sudin SDA Jakut Bangun Tanggul Sepanjang 80 Meter di Mandala Bahari Doc: Pemprov DKI
Ket. Penampakan Tanggul Mitigasi di Jalan Mandala Bahari, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

JAKARTA - Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Utara (Jakut) membangun tanggul mitigasi sepanjang 80 meter di Jalan Mandala Bahari guna mengantisipasi limpasan air laut yang naik saat banjir rob di kawasan pesisir utara Jakarta tersebut.

“Saat pasang laut ekstrem, tinggi air mencapai 2,8 meter dan tanggul yang dibangun saat ini mencapai 3,15 meter sehingga air laut tak dapat masuk,” kata Kepala Sudin SDA Jakarta Utara Heria Suwandi di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, selama ini, lokasi tersebut menjadi titik masuk air laut sehingga saat banjir rob terjadi, air laut naik ke daratan dan masuk ke jalan hingga pemukiman warga.

Di lokasi tersebut, sudah ada tanggul setinggi dua meter dan saat banjir terjadi, air lebih tinggi dan membanjiri kawasan pergudangan milik Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara, permukiman warga serta akses jalan.

"Kami menargetkan pembangunan ini rampung di akhir Desember 2026,” ujar Heria.

Dia menyebutkan tanggul mitigasi di sepanjang Jalan Mandala Bahari itu sudah dibuat sepanjang 200 meter, dan pembangunannya saat ini melengkapi tanggul yang sudah terbangun sebelumnya.

Selain itu, tanggul laut terpadu atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang dibangun oleh Dinas SDA DKI Jakarta juga sudah berdiri.

Heria pun berharap dengan terbangunnya tanggul mitigasi itu, maka tidak ada lagi permasalahan limpasan air rob pada titik tersebut dan banjir juga tidak kembali terjadi. 

Lebih lanjut, dia mengungkapkan di Jakarta Utara, memang ada sejumlah lokasi yang tanggulnya yang lebih rendah dari ketinggian air maksimal saat rob terjadi.

“Ini yang coba kami perbaiki pelan-pelan, hingga seluruh titik dapat teratasi dengan baik,” tutur Heria. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Luar Negeri
Russia-Ukraina Berlakukan G...
ASEAN

Utusan Asean Kunjungi Myanmar Hari Ini

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Utusan Asean Kunjungi Myanm...
Megapolitan
Pemprov Antisipasi Kegagala...
Megapolitan
Jaminan Kesehatan, Pengelol...
Advertisement
Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.