Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspadai Ancaman Senyap Infeksi Parasit, Kalbe Animal Health Dorong Deteksi Dini Kesehatan Hewan Peliharaan

2 Rabu, 07 Okt 2026, 16:55 WIB | Oleh:
Waspadai Ancaman Senyap Infeksi Parasit, Kalbe Animal Health Dorong Deteksi Dini Kesehatan Hewan Peliharaan Waspadai Ancaman Senyap Infeksi Parasit, Kalbe Animal Health Dorong Deteksi Dini Kesehatan Hewan Peliharaan Doc: Kalbe Animal Health
Ket. Sebuah keluarga sedang bermain dengan anjing peliharaan. Memperingati Hari Hewan Sedunia, Kalbe Animal Health menyoroti pentingnya deteksi dini kesehatan hewan peliharaan dari ancaman senyap ektoparasit dan endoparasit.

JAKARTA — Memperingati momentum Hari Hewan Sedunia, PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui lini Kalbe Animal Health mengimbau para pemilik hewan peliharaan agar lebih waspada terhadap kesehatan hewan kesayangan. Pemilik diingatkan untuk tidak terkecoh pada penampilan luar hewan yang tampak aktif, sebab sejumlah gangguan kesehatan—terutama infeksi parasit—kerap tidak menunjukkan gejala klinis pada tahap awal.

“Sering kali hewan peliharaan terlihat sehat dari luar, tetapi sebenarnya sedang mengalami masalah kesehatan yang belum terdeteksi. Penurunan nafsu makan, perubahan perilaku menjadi lebih pasif, hingga penurunan berat badan merupakan beberapa tanda yang perlu diperhatikan pemilik,” ujar Business Officer Kalbe Animal Health, drh. Fuyi Ziget Zozalbo, melalui siaran langsung di akun Instagram @ptkalbefarmatbk.

Dalam pemaparannya, drh. Fuyi menjelaskan bahwa masalah kesehatan pada hewan peliharaan umumnya didominasi oleh infeksi parasit yang terbagi menjadi dua kelompok besar. Pertama, ektoparasit seperti kutu, pinjal, caplak, dan tungau yang hidup di permukaan tubuh. Kedua, endoparasit seperti cacing pita, cacing gelang, dan cacing tambang yang bersarang di dalam tubuh. Keberadaan endoparasit ini sering kali sulit dideteksi secara visual dan memerlukan pemeriksaan laboratorium.

Masyarakat kerap keliru mengira bahwa hewan yang sepenuhnya tinggal di dalam rumah (indoor) bebas dari risiko cacingan. Padahal, telur cacing dapat terbawa ke dalam hunian melalui berbagai media, termasuk alas kaki yang digunakan beraktivitas di luar. Risiko ini kian meningkat mengingat kebiasaan anjing dan kucing yang sering menjilat tubuhnya sendiri saat membersihkan diri, sehingga telur cacing dari lingkungan dapat tertelan masuk ke dalam tubuh.

Selain cacing, penanganan kutu yang keliru juga kerap menjadi persoalan di kalangan pemilik hewan. Banyak orang berupaya menghilangkan kutu dengan cara memencetnya secara langsung. Padahal, tindakan tersebut justru memicu penyebaran telur kutu ke lingkungan sekitar dan memperluas infestasi.

“Sebagian besar siklus hidup kutu sebenarnya berada di lingkungan, bukan pada tubuh hewan. Oleh karena itu, pengendalian kutu tidak cukup hanya dilakukan pada hewan peliharaan, tetapi juga perlu disertai upaya menjaga kebersihan lingkungan secara menyeluruh,” tegas drh. Fuyi.

Sejalan dengan pentingnya pencegahan tersebut, Product Executive Kalbe Animal Health, drh. Geraldus Gunawan, menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan secara berkala memegang peranan krusial dalam menjaga kualitas hidup hewan, terutama bagi mereka yang telah memasuki usia senior.

“Semakin dini suatu kondisi kesehatan terdeteksi, semakin besar peluang untuk dilakukan penanganan yang tepat,” ungkap drh. Gerald.

Guna menjawab tantangan tersebut, Kalbe Animal Health menghadirkan sejumlah solusi preventif, di antaranya rangkaian produk Anthel Cat dan Anthel Dog—obat cacing yang diformulasikan khusus untuk kucing dan anjing—serta Liberator, produk perlindungan ektoparasit terhadap kutu dan caplak yang diaplikasikan melalui tetes pada kulit (spot-on). Perlindungan ini tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga menekan risiko penularan penyakit darah akibat gigitan parasit.

Melalui edukasi yang berkelanjutan di momentum Hari Hewan Sedunia ini, Kalbe Animal Health berharap kesadaran masyarakat dapat meningkat, sehingga pemeliharaan hewan tidak hanya berfokus pada estetika fisik semata, melainkan juga pada aspek pencegahan dan pemantauan medis secara berkala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Nasional
Kaster TNI Pimpin Serah Ter...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.