Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabut Asap Kembali Ganggu Penerbangan di Bandara Jambi

3 Rabu, 07 Okt 2026, 14:20 WIB | Oleh:
Kabut Asap Kembali Ganggu Penerbangan di Bandara Jambi Kabut Asap Kembali Ganggu Penerbangan di Bandara Jambi Doc: antara foto
Ket. Sejumlah penerbangan di Bandara Jambi terganggu akibat kabut asap.

KOTA JAMBI - Sejumlah penerbangan Bandara Sultan Thaha Jambi kembali terganggu akibat kabut asap yang menyebabkan penurunan jarak pandang (visibility).

Kondisi cuaca buruk tersebut mengakibatkan sejumlah penerbangan, baik kedatangan maupun keberangkatan menuju dan dari Jakarta (CGK), mengalami penundaan (delay) serta penjadwalan ulang (retime).

​"Jarak pandang tercatat 1.500 meter pada pukul 06.00 WIB dan terus menurun hingga mencapai 800 meter pada pukul 12.00 WIB," kata bagian Department Head Branchcom Bandara Sultan Thaha, Bachren di Jambi, Rabu (7/10).

Ia menjelaskan, berdasarkan data operasional bandara, pada pagi hari tercatat satu penerbangan keberangkatan yang berhasil mengudara, yaitu Batik Air ID 6807 tujuan Jakarta pada pukul 06.05 WIB dengan jarak pandang 1.500 meter.

Penerbangan tersebut menggunakan pesawat pesawat yang menginap di bandara atau remain over night (RON).

Namun, seiring memburuknya kondisi kabut asap yang terjadi di Kota Jambi, menyebabkan jarak pandang vertikal (vertical visibility) tersisa setinggi 500 kaki akibat langit tertutup asap, sejumlah penerbangan terdampak hingga pukul 12.00 WIB.

Akibat kondisi itu, lanjut dia, penerbangan kedatangan (arrival) pesawat ​Batik Air ID 6804 dari Jakarta (CGK), statusnya ditunda menunggu jarak pandang membaik.

Lalu, ​Citilink QG 966 dari Jakarta (CGK) ditunda karena asap. ​Citilink QG 960 dari Jakarta (CGK) ditunda, penyesuaian waktu menjadi pukul 13.10 WIB.

Garuda Indonesia GA 126 dari Jakarta (CGK), di sesuaikan menjadi pukul 19.20 WIB. ​Garuda Indonesia GA 126 dari Jakarta (CGK) ikut mengalami penyesuaian menjadi pukul 19.45 WIB.

Sementara itu, untuk keberangkatan (departure), pesawat ​Batik Air ID 6805 dan ​Citilink QG 966 tujuan Jakarta (CGK), statusnya ditunda karena asap.

Pesawat ​Citilink QG 961 tujuan Jakarta (CGK), ditunda dan harus disesuaikan (retime) menjadi pukul 13.40 WIB, termasuk ​Garuda Indonesia GA 127 dan GA 129 tujuan yang sama ikut mengalami perubahan jadwal penerbangan.

Bachren menambahkan, saat ini tim operasional Bandara Sultan Thaha telah melakukan berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait guna memastikan pelayanan dan kenyamanan para penumpang yang terdampak penundaan.

Dalam kesempatan ini, dia meminta calon penumpang senantiasa memperbarui informasi jadwal penerbangan secara berkala.

Termasuk selalu memantau status dan jadwal penerbangan terbaru melalui kanal resmi masing-masing maskapai atau menghubungi Contact Center Injourney Airports di nomor 172.

​"Manajemen senantiasa bersinergi dengan seluruh pihak untuk memberikan pelayanan, kami juga berharap agar bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi dapat segera teratasi," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Olahraga
Terus Terpuruk, Ten Hag Seb...
Luar Negeri
Harga Minyak Dunia Turun Dr...

Jakcraft Ruang UMKM Promosikan Produk Unggulan

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakcraft Ruang UMKM Promosi...
Luar Negeri
UNESCO Ungkap Fakta Mengeju...
Daerah
BPBD: Longsor di Lumajang S...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.