Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendag Dorong Mahasiswa untuk Rintis Usaha Jadi Eksportir Muda

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 18:00 WIB | Oleh:
Mendag Dorong Mahasiswa untuk Rintis Usaha Jadi Eksportir Muda Doc: Dokumentasi Kementerian Perdagangan
Ket. Menteri Perdagangan Budi Santoso 

SUKOHARJO - Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mendorong mahasiswa merintis usaha dan menjajaki peluang menjadi eksportir sejak masih kuliah. Ia berharap mahasiswa tidak hanya mencari pekerjaan setelah lulus, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja.

Dorongan tersebut disampaikan Budi saat memberikan kuliah umum di Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo, Kamis (20/8).

Dalam kesempatan itu, ia memperkenalkan Program Campuspreneur yang mendorong mahasiswa belajar menjadi pelaku usaha dan eksportir.

“Kami ingin adik-adik setelah lulus tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi menciptakan lapangan pekerjaan. Bahkan, kami ingin adik-adik belajar menjadi eksportir ketika masih kuliah, sehingga ketika lulus nanti menjadi eksportir yang siap,” ujar Budi.

Budi menjelaskan kampus dapat menjadi wadah pembinaan mahasiswa untuk berwirausaha dan mengembangkan produk berpotensi ekspor. Kemendag membuka kesempatan bagi kampus yang memiliki binaan UMKM dengan produk berkualitas untuk bergabung dalam Program Campuspreneur.

“Syaratnya cuma satu, kampus punya binaan UMKM yang produknya bagus. Dengan itu, sudah bisa bergabung dalam Program Campuspreneur,” kata Budi.

Melalui Campuspreneur, Kemendag menindaklanjuti potensi wirausahawan kampus dengan memberikan pelatihan dan membuka akses kepada calon buyer internasional. Mahasiswa dapat belajar mempersiapkan produk berkualitas, memahami kebutuhan pasar, serta berkomunikasi dengan calon pembeli luar negeri.

Selain Campuspreneur, Kemendag membuka kesempatan mahasiswa magang di kantor perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri. “Kami persilakan mahasiswa belajar mencari buyer dengan cara magang di kantor perwakilan perdagangan,” kata Budi.

Kemendag turut memperkuat Program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor). Program tersebut dijalankan melalui penjajakan kerja sama bisnis (business matching) antara pelaku usaha Indonesia dan calon buyer luar negeri.

Pada Januari-Juli 2026, UMKM BISA Ekspor mencatat pesanan pembelian dan potensi transaksi sekitar USD333,68 juta. Mayoritas kegiatan business matching dilakukan melalui konferensi virtual dan menjadi salah satu pintu UMKM Indonesia untuk menembus pasar global.

Budi juga mengajak mahasiswa dan UMKM Univet Bantara memanfaatkan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41. Pameran tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten.

“Kami ajak wirausaha dan UMKM dari kampus untuk mengikuti pameran di Trade Expo Indonesia. Kami harap, semakin banyak mahasiswa yang memanfaatkannya untuk belajar menjadi eksportir,” kata Budi.

Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Farida Nugrahani, mengapresiasi kunjungan Mendag dan menilai kegiatan tersebut mempertemukan dunia akademik dengan kebijakan perdagangan nasional. Menurutnya, kegiatan tersebut membuka peluang kolaborasi yang lebih konkret antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha.

“Kami berharap perguruan tinggi juga melahirkan pencipta lapangan kerja, inovator, wirausaha, dan eksportir muda. Kami berharap, momentum ini menjadi awal kolaborasi yang lebih konkret dengan Univet Bantara,” ujar Farida.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
  • Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; ...
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Bapanas Usulkan Tambahan Ku...
Ekonomi
OJK Dorong Literasi dan Ink...
Nasional
6 Gubernur Diminta Perketat...

Tindak Tegas Pelaku Karhutla.

3 jam lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Tindak Tegas Pelaku Karhutla.
Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.