Kantar Ungkap Strategi Brand Menemukan Sumber Pertumbuhan di Tengah Perubahan Perilaku Konsumen
📅 Jumat, 21 Agu 2026, 19:40 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA – Perubahan ekonomi, teknologi, dan perilaku konsumen mendorong dunia usaha untuk terus beradaptasi sekaligus mencari sumber pertumbuhan baru. Kondisi tersebut menjadi perhatian Kantar Indonesia melalui forum Onward by Kantar: Shape Indonesia's Future, Together yang digelar di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, Kamis (20/8/2026).
Forum tersebut mempertemukan para pemimpin bisnis, pemasar, dan praktisi industri dari berbagai sektor untuk membahas faktor-faktor yang diperkirakan membentuk arah pertumbuhan bisnis di Indonesia.
Onward 2026 mengangkat sejumlah isu, mulai dari perkembangan ekonomi makro, percepatan teknologi, hingga perubahan kebutuhan dan ekspektasi konsumen. Kantar menggabungkan insight global, data lokal, serta pengalaman pelaku industri untuk membantu organisasi memahami perubahan dan mengambil keputusan bisnis yang tepat.
Brand Asia Tenggara Terus Tumbuh
Relevansi pembahasan tersebut tercermin dari perkembangan pasar Asia Tenggara yang masih menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan laporan Kantar BrandZ Asia Tenggara 2026, total nilai 30 brand paling bernilai di kawasan tersebut mencapai US$165,3 miliar. Nilai ini meningkat 26 persen dibandingkan 2024 dan 38 persen dibandingkan 2023.
Sejumlah brand asal Asia Tenggara juga menunjukkan pertumbuhan positif yang ditopang fondasi kuat, salah satunya melalui konsep Meaningful Difference. Konsep ini menggambarkan persepsi konsumen terhadap brand yang dianggap relevan sekaligus memiliki keunikan sehingga mampu membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Salah satu contoh yang disorot adalah Telkomsel. Brand tersebut menempati peringkat ke-10 dalam daftar brand paling bernilai di Asia Tenggara dengan brand value sebesar US$4,726 miliar, naik 3 persen dibandingkan 2024.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adopsi AI Mengubah Perilaku Konsumen
Di Indonesia, perubahan perilaku konsumen semakin dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan generatif (generative AI).
Kantar mencatat delapan dari 10 konsumen Indonesia telah mencoba teknologi generative AI. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat penggunaan generative AI tertinggi secara global berdasarkan data yang disampaikan dalam forum tersebut.
Perkembangan teknologi ini turut mengubah cara konsumen mencari dan mempertimbangkan sebuah brand. Fitur AI Search kini mulai menjadi salah satu touchpoint utama yang memengaruhi awareness terhadap merek.
Perubahan tersebut membuat perjalanan konsumen (customer journey) dalam menemukan, mempertimbangkan, dan berinteraksi dengan brand semakin berkembang. Perusahaan pun dituntut memahami dinamika ini agar strategi pemasaran tetap relevan.
Diferensiasi Jadi Kunci Pertumbuhan
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!