Lebih dari 100 Orang Tewas Tertimbun Tambang Emas yang Longsor di Afrika Tengah
📅 Kamis, 20 Agu 2026, 21:34 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SOtoritas setempat telah membuka penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti runtuhnya tambang.
Pertambangan emas skala kecil atau artisanal merupakan sumber penghasilan bagi banyak masyarakat di sejumlah wilayah Afrika. Namun, kegiatan tersebut kerap berlangsung di lokasi dengan kondisi keselamatan yang terbatas.
Di Republik Afrika Tengah, pertambangan informal juga terus berkembang di tengah tingginya pengangguran. Sejumlah pekerja memilih menambang di lokasi lama atau tambang yang tidak lagi digunakan secara resmi untuk memperoleh penghasilan.
Kondisi tersebut membuat kecelakaan tambang berulang terjadi. Sedikitnya 40 orang dilaporkan tewas dalam beberapa insiden pertambangan lainnya di Republik Afrika Tengah sepanjang tahun ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam tragedi di Zamboye, jumlah korban belum final. Tim penyelamat masih melakukan pencarian, sementara jumlah orang yang berada di dalam tambang ketika longsor terjadi belum dapat dipastikan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!